AKSI PENIPUAN MENGATASNAMAKAN TOKOH & PEJABAT TERTENTU KIAN MARAK, MASYARAKAT DIMINTA WASPADA

IMG 20260319 094346

ACEH BARAT — INFOAKTUAL | Aksi penipuan melalui media sosial dan jaringan WhatsApp belakangan ini kian meresahkan masyarakat. Para pelaku semakin berani dengan mencatut nama-nama pejabat hingga tokoh penting untuk melancarkan aksinya.

Fenomena ini terjadi hampir di berbagai daerah, termasuk di wilayah Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Modus yang digunakan pun terbilang licik dan terstruktur, dengan menyasar masyarakat awam yang kurang waspada terhadap kejahatan digital.

Dalam beberapa kasus terbaru, pelaku diketahui menggunakan nama Bupati Aceh Barat untuk meyakinkan korban. Tidak hanya itu, kini nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Barat juga turut dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut. Rabu, 18/3/26.

Modus para pelaku kejahatan ini biasanya menghubungi calon korban melalui panggilan WhatsApp maupun pesan singkat .

Mereka kemudian berpura-pura sebagai pemilik nomor WhatsApp dan mengatakan bahwa yang bersangkutan telah mengganti nomor kontak karena nomor lama sudah tidak bisa dipakai lagi.

Selanjutnya pelaku dengan gaya yang meyakinkn, menawarkan Mobil lelang dengan harga murah, kepada calon Korbannya dan segera minta di tebus atau Transfer Uang Panjar. Modus lainya yang dilancarkan pelaku ialah dengan cara meminjam uang kepada korban dengan berbagai alasan keperluan dan
kebutuhan mendesak, hingga alasan kemanusiaan.

Ketua PWI Aceh Barat, Saadul Bahri, angkat bicara terkait kejadian ini. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta bantuan dalam bentuk apapun kepada masyarakat, terlebih melalui pesan pribadi atau WhatsApp.

“Jika ada nomor yang mengatasnamakan saya dan meminta uang, itu dipastikan penipuan. Saya tidak pernah melakukan hal seperti itu. Masyarakat diminta untuk tidak percaya,” tegas Saadul Bahri.

Ia juga mengimbau masyarakat, dan pihak-pihak terkait di Aceh Barat, agar tidak melayani, dan segera blokir jika menemukan nomor tersebut.

Situasi ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi maupun permintaan melalui media sosial.

Masyarakat diharapkan untuk selalu melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan, terutama jika berkaitan dengan permintaan uang.

Pihak berwenang juga diharapkan dapat segera menindaklanjuti kasus ini guna menekan angka kejahatan siber yang semakin meningkat, khususnya di wilayah Aceh Barat.

Himbauan Penting :
Jangan mudah percaya dengan permintaan uang melalui WhatsApp Pastikan identitas pengirim dengan melakukan verifikasi langsung
Blokir nomor mencurigakan
Laporkan kepada pihak berwajib jika menemukan indikasi penipuan.

 

(Dedy Surya)