Dini Riska Pertiwi Mahasiswa IAIN SAS Babel Asal Kabupaten PALI Raih Prestasi Juara di Ajang Lomba Genbi IAIN SAS Babel 2024

1735573763345

Bangka Belitung
infoaktual.co.id

Dini Riska Pertiwi mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Prodi Akuntansi Syariah Bangka Belitung asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan meraih prestasi juara II pada ajang lomba essay yang diselengarakan oleh Divisi Pendidikan Generasi Baru Indonesia (GenBI) IAIN SAS Babel, Rabu (25/12/2024).

Sedangkan juara I diraih oleh Dedi, Mahasiswa IAIN SAS Babel
Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Lomba ini diikuti para mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Bangka Belitung dengan mengambil tema essay Ekonomi.

Pada ajang bergengsi ini, karya essay Dini Riska Pertiwi adalah Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung Olahan Selai Dari Buah Semu Jambu Mete”.

Sedangkan judul Karya essay Dedi adalah “Annona Muricata Healty Drink Inovasi Minuman Herbal dari Daun Sirsak untuk Kesehatan dan Peluang Usaha Kreatif di Bangka Belitung”.

Kedua Orang tua Dini Riska Pertiwi, Sainul Asiqin dan Mel, yang tinggal di Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten PALI – Sumatera Selatan merasa bersyukur dan bangga saat mendapat kabar anak mereka Dini Riska Pertiwi, yang jauh – jauh merantau menimbah ilmu di Provinsi Bangka Belitung meraih prestasi juara II pada ajang tersebut.

Orang tua Dini pun terus berharap, agar anak mereka Dini Riska Pertiwi dapat terus belajar dan bisa berprestasi, sehingga pada gilirannya nanti bisa meraih masa depan yang baik, bisa berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, agama, bangsa dan negara.

Sementara itu, Dedy Mahasiswa prodi pendidikan agama Islam (PAI) yang meraih juara I mengaku bersyukur dan bisa merangkul mahasiswa lAIN berprestasi yang diraihnya.

“Ini bukti saya dengan diri saya sendiri. Jadi seorang pendidik tidak lah dengan inspirasi saja tetapi menginspirasi lewat aksi” ujar Dedi.

Tujuan kedepannya demi dunia akademik bermutu, Dedi terinspirasi dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pernah mengatakan membahagiakan seorang adalah kunci kesuksesan pada lomba MEC4 yang lalu.

Memberikan pesan motivasi kepada generasi muda dengan menciptakan karya-karya yang tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri namun ikut menciptakan ide-ide kreatif untuk keberlangsungan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.

Ia meyakini dengan kolaborasi dan inovasi melalui karya tulis ilmiah ini dapat membawa perubahan positif bagi bangsa ini.

“Jangan pernah berhenti berjuang dalam meraih cita-cita kita, gali potensi kita dan kembangkan supaya dapat menjadi manfaat bagi diri kita maupun orang lain. Yakinlah ketika kita sering mengalami kegagalan namun tetap konsisten berjuang dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang lalu, suatu saat akan tiba masanya kerja keras dan usaha kita akan berhasil,” tutupnya.

Red