Lahat, Sumatera Selatan
InfoAktual.co.id
PT Bukit Pembangkit Innovative PLTU Banjarsari, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional dalam ajang Indonesia Corporate Sustainability Award 2025.
Penghargaan bergengsi ini diberikan karena perusahaan dinilai sukses mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) melalui program ekonomi sirkular.
Penghargaan diserahkan di Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Proses seleksi dilakukan oleh panelis berpengalaman, termasuk tim dari Association Of Carbon Emission Experts Indonesia (AXECI).
Executive Vice President PLTU Banjarsari, Putut Dwidjoseno, didampingi Manager Umum Faza Ikhwana, membenarkan capaian tersebut, Senin (1/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa inovasi yang dijalankan perusahaan telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Lahat.
PLTU Banjarsari berhasil meraih penghargaan pada kategori ekonomi sirkuler melalui program FABA untuk masyarakat atau Bakarat, yang telah berjalan selama beberapa tahun.
Program ini dikelola oleh divisi CSR dengan fokus mengoptimalkan limbah FABA agar bernilai guna dan memberi dampak positif.
Dalam sektor pendidikan, FABA menjadi bahan bangunan rumah belajar yang digunakan untuk program bimbingan belajar gratis bagi pelajar di sekitar PLTU. Rumah belajar berbahan FABA ini kini menjadi sarana penting bagi siswa di sekitar PLTU Banjarsari.
PLTU Banjarsari Perkuat Kontribusi FABA ke Ekonomi Lokal
Pemanfaatan FABA juga menyasar sektor ekonomi. Banyak pelaku usaha lokal kini menjadi mitra binaan yang menghasilkan produk bernilai jual tinggi seperti batako, paving blok, roster, dan berbagai material bangunan lainnya.
Pemanfaatan ini terbukti membuka lapangan usaha baru serta meningkatkan pendapatan warga di Kecamatan Merapi Area dan wilayah lain di Kabupaten Lahat.
Pemanfaatan FABA Dukung Pertanian Kabupaten Lahat
Di sektor pertanian, limbah FABA digunakan petani kelapa sawit sebagai pupuk. Selain itu, FABA diformulasikan menjadi media tanam sayur-sayuran yang terbukti efektif mendukung produktivitas pertanian lokal.
Putut Dwidjoseno menyebut penghargaan yang diterima PLTU Banjarsari ini menjadi motivasi tambahan agar perusahaan terus menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Lahat.
“Kami terus berusaha tumbuh dan bertransformasi agar menjadi lebih baik,” ujarnya. (Nita)



