Walikota Alfin Pimpin Apel HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional

Walikota Alfin Pimpin Apel HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional
Walikota Alfin Pimpin Apel HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional

Sungai Penuh, Jambi
InfoAktual.co.id

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, memimpin langsung apel upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 sekaligus Hari Guru Nasional Tahun 2025, Acara upacara digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (17/12/2025).

Apel peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sungai Penuh Hardiman, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, serta para guru dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti. Melalui pidato tersebut disampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh guru di Indonesia atas dedikasi, pengabdian, serta peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pidato tersebut menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah terus mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, serta kesejahteraan guru. Pada tahun 2025, pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan D.IV atau S1 melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau untuk 12.500 guru.

Selain program beasiswa, pemerintah juga terus menggulirkan berbagai program peningkatan kompetensi guru, di antaranya Pendidikan Profesi Guru (PPG), peningkatan kompetensi guru bimbingan konseling, pembelajaran mendalam (deep learning), penguasaan koding dan kecerdasan artifisial, serta penguatan kepemimpinan sekolah.

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pendidik, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar Rp2 juta per bulan bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN), satu kali gaji pokok bagi guru ASN, serta insentif sebesar Rp300 ribu per bulan bagi guru honorer yang seluruhnya ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru.

Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan kebijakan ke depan. Pada tahun 2026, kesempatan melanjutkan studi dengan beasiswa akan dibuka bagi 150 ribu guru, tunjangan guru honorer dinaikkan menjadi Rp400 ribu per bulan, serta pengurangan beban administrasi agar guru dapat lebih fokus menjalankan tugas utama sebagai pendidik profesional.

Dalam menghadapi tantangan era digital dan global, guru diharapkan tetap menjadi figur teladan dan agen peradaban yang mampu membimbing peserta didik tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga sosial, moral, dan spiritual. Pemerintah juga menunjukkan komitmen dalam melindungi profesi guru melalui nota kesepahaman antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya dalam penyelesaian persoalan secara restoratif.

Mengakhiri pidato tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak seluruh masyarakat untuk menghargai peran guru, memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan, serta mengingatkan para peserta didik untuk senantiasa menghormati guru sebagai kunci masa depan bangsa.

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh, kami mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2025 dan Selamat HUT PGRI ke-80. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah tanpa lelah mengabdikan diri demi mencerdaskan generasi penerus bangsa,” ujar Wali Kota Alfin.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para pendidik, di akhir upacara Wali Kota Sungai Penuh Alfin juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah guru berprestasi dan berdedikasi di Kota Sungai Penuh.

Momentum peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 ini diharapkan menjadi penguat semangat bagi para pendidik untuk terus berinovasi, menjaga marwah pendidikan, serta berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Eka)