Bupati Aceh Barat Instruksikan Satpol PP Tindak Tegas ASN yang Nongkrong di Warung Kopi Saat Jam Dinas

ACEH BARAT – INFOAKTUAL.CO.ID |Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memberikan perhatian khusus terhadap kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).

Perhatian khusus tersebut ialah, menginstruksikan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengawasan dan mengambil tindakan tegas terhadap ASN yang kedapatan berada di warung-warung kopi saat masih dalam jam dinas tanpa alasan yang dapat dipertanggung jawabkan.

Pernyataan tegas bupati Aceh Barat Tarmizi, SP ,MM., itu disampaikan pada saat gelar Acara pengukuhan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dalam berbagai jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.senin 24/8/26.

Dari Pantauan Media InfoAktual.co.id ,  Hadir pada acara pelantikan tersebut, wakil bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, Kepala Kejaksaan Negeri Meulaboh, Ketua MPU, Ketua MAA, Ketua MPD, Ka Pengadilan Negeri Meulaboh, Ketua DPRK Aceh Barat, Kapolres Aceh Barat, Dandim 0105/AB dan pejabat Penting dari Lembaga pendididikan Tinggi Afiliasi Institusi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar.

Pada kesempatan itu, Bupati dalam arahannya menegaskan, kedisiplinan ASN merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.

Ia meminta Satpol PP tidak ragu menjalankan tugas pengawasan apabila menemukan ASN yang meninggalkan tempat kerja dan menghabiskan waktu di warung kopi pada jam kerja.

” Jika Bapak Satpol PP segan atau merasa tidak enak ketika melihat ASN duduk di warung kopi dan tidak berani mengambil tindakan atau menegur, cukup ambil foto lalu kirimkan kepada saya,” ujar Bupati dengan tegas.

Menurut orang nomor satu di Aceh Barat itu, langkah tersebut diperlukan sebagai bagian dari upaya membangun budaya disiplin di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Ditambahkan, Setiap ASN, harus memahami bahwa selama jam kerja terdapat tanggung jawab yang harus dilaksanakan dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terabaikan.

Bupati juga mengingatkan para pejabat yang baru menerima amanah agar memberikan contoh kedisiplinan kepada seluruh bawahannya.

Pemerintah daerah tidak hanya akan menilai pejabat dari jabatannya, tetapi juga dari sejauh mana mereka mampu bekerja dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Penegasan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa jabatan dan kewenangan harus diiringi dengan tanggung jawab, kedisiplinan dan kinerja nyata.

” Setiap pejabat yang telah diberikan amanah harus mampu menunjukkan kinerja nyata dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan, daerah,” Katanya.

Selanjutnya, di kesempatan itu, Bupati Aceh barat, kembali mengingatkan, bahwa pemerintah daerah akan memberikan perhatian dan apresiasi ( Reward ) kepada para pejabat yang benar-benar bekerja, mampu menunjukkan eksistensi, inovasi, serta hasil kerja yang nyata dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

” Setiap pejabat yang benar-benar bekerja, mampu menunjukkan eksistensinya dan memberikan hasil terbaik, tentu akan mendapatkan perhatian dan reward dari pemerintah daerah,” tegas Bupati.

Menurutnya, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap aparatur yang memiliki dedikasi, disiplin, loyalitas dan mampu menghasilkan kinerja yang berdampak positif bagi masyarakat.

Selain itu, Para pimpinan perangkat daerah juga diminta melakukan pengawasan internal serta memastikan seluruh pegawai menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjadikan momentum tersebut sebagai motivasi untuk bekerja lebih maksimal, membangun koordinasi yang kuat serta menghadirkan perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing.

” Tunjukkan bahwa saudara memang layak mendapatkan amanah ini. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, karena kinerja akan menjadi salah satu ukuran dalam menentukan langkah dan kebijakan pemerintah daerah ke depan,” Pungkasnya.

(Dedy Surya)