Dr. Yandri Terpilih sebagai Rektor ISI Padangpanjang Periode 2026–2030

PADANGPANJANG — Dr. Yandri, S.Sn., M.Sn. terpilih sebagai Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang periode 2026–2030 dalam pemilihan rektor yang berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026.

 

Terpilihnya Dr. Yandri menjadi momentum penting bagi perjalanan ISI Padangpanjang dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi seni. Calon nomor urut 1 tersebut diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan baru yang terbuka, profesional, berintegritas, serta berpihak pada peningkatan mutu akademik dan kepentingan seluruh sivitas akademika.

 

Pemilihan Rektor ISI Padangpanjang turut dihadiri Ade Faisal, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kehadiran perwakilan kementerian merupakan bagian dari pelaksanaan tahapan pemilihan rektor sesuai ketentuan, dengan menjunjung prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, dan tata kelola perguruan tinggi yang baik.

Proses pemilihan berlangsung dalam forum senat dengan melibatkan anggota Senat ISI Padangpanjang dan perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Seluruh tahapan menjadi bagian dari proses demokrasi akademik dalam menentukan pemimpin ISI Padangpanjang untuk empat tahun mendatang.

 

Akademisi Seni dan Lektor Kepala

 

Dr. Yandri, S.Sn., M.Sn. merupakan akademisi seni pada Program Studi Desain Produk ISI Padangpanjang. Ia tercatat sebagai Lektor Kepala dan telah lama mengabdikan diri dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan seni dan desain.

 

Latar belakang keilmuan seni dan pengalamannya di lingkungan ISI Padangpanjang menjadi modal penting untuk memahami kebutuhan institusi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni.

Sebagai orang yang tumbuh dalam lingkungan pendidikan seni, Dr. Yandri diharapkan mampu menjaga identitas ISI Padangpanjang sebagai perguruan tinggi seni yang berakar pada kebudayaan Nusantara, sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi, industri kreatif, dan persaingan global.

 

Amanah untuk Merangkul Seluruh Sivitas Akademika

 

Kemenangan dalam pemilihan rektor bukan hanya kemenangan satu calon atau kelompok pendukung. Hasil tersebut merupakan amanah besar untuk merangkul seluruh keluarga besar ISI Padangpanjang.

 

Perbedaan pilihan selama proses pemilihan diharapkan berakhir setelah rektor terpilih ditetapkan. Seluruh unsur kampus perlu kembali bersatu, membangun komunikasi yang sehat, dan bekerja bersama untuk kemajuan institusi.

 

Kepemimpinan baru diharapkan mampu menciptakan suasana Kampus Biru yang aman, nyaman, demokratis, dan kondusif bagi proses pembelajaran serta penciptaan karya seni. Aspirasi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam pengambilan kebijakan.

 

Kritik tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap institusi. Karena itu, dialog yang terbuka dan berkelanjutan menjadi salah satu kebutuhan utama dalam membangun kembali kepercayaan sivitas akademika.

 

Peningkatan Akreditasi Menjadi Prioritas

 

Salah satu pekerjaan besar kepemimpinan baru adalah meningkatkan mutu dan akreditasi institusi serta program studi. ISI Padangpanjang memiliki potensi besar melalui kekuatan dosen, mahasiswa, alumni, tradisi akademik, dan keberagaman bidang seni yang dimilikinya.

 

Potensi tersebut perlu dikelola melalui perencanaan yang terarah, penguatan sistem penjaminan mutu, peningkatan kualitas pembelajaran, produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi ilmiah dan karya seni pada tingkat nasional maupun internasional.

 

Peningkatan akreditasi tidak cukup dilakukan menjelang asesmen. Budaya mutu harus dibangun dalam kehidupan akademik sehari-hari melalui tata kelola yang terukur, dokumentasi yang tertib, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi seluruh unit kerja.

 

Penyelesaian Kampus II

 

Penyelesaian pembangunan Kampus II ISI Padangpanjang menjadi salah satu agenda strategis yang menanti kepemimpinan Dr. Yandri. Keberadaan Kampus II diharapkan dapat menjawab kebutuhan ruang kuliah, studio, laboratorium, ruang pertunjukan, serta fasilitas pendukung yang semakin berkembang.

 

Kepemimpinan baru diharapkan segera melakukan pemetaan menyeluruh terhadap kondisi pembangunan, persoalan kontrak, ketersediaan anggaran, dan langkah penyelesaian yang dapat ditempuh bersama kementerian serta pihak terkait.

 

Penyelesaian Kampus II bukan sekadar pembangunan gedung, tetapi menyangkut masa depan pendidikan seni, kepercayaan publik, dan pemanfaatan aset negara untuk kepentingan mahasiswa serta masyarakat.

 

Menghidupkan Kembali Ruang Berkarya

 

Sebagai perguruan tinggi seni, ISI Padangpanjang membutuhkan ruang praktik, studio, laboratorium, galeri, dan gedung pertunjukan yang dapat digunakan secara optimal. Mahasiswa seni tidak hanya belajar melalui teori, tetapi juga melalui proses latihan, eksperimen, penciptaan, produksi, dan pertunjukan.

 

Karena itu, pengelolaan fasilitas akademik perlu disesuaikan dengan karakter pendidikan seni. Aturan penggunaan ruang harus tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban, tetapi tidak boleh mematikan kreativitas mahasiswa.

 

Kepemimpinan baru juga diharapkan memperkuat dukungan terhadap karya mahasiswa dan dosen, festival seni, produksi musik, film, tari, teater, seni rupa, desain, kriya, serta berbagai bentuk inovasi seni berbasis teknologi.

 

Tata Kelola yang Transparan dan Berkeadilan

 

Harapan besar lainnya adalah terwujudnya tata kelola institusi yang transparan, akuntabel, profesional, dan berkeadilan. Perencanaan program serta penggunaan anggaran harus memiliki arah yang jelas dan dapat dirasakan manfaatnya oleh proses akademik.

 

Penempatan pejabat dan pengelola unit diharapkan berdasarkan kompetensi, rekam jejak, integritas, serta kemampuan manajerial. Prinsip keadilan harus diterapkan dalam pengembangan karier, pembagian tanggung jawab, pemberian kesempatan, dan penghargaan terhadap kinerja.

 

Rektor terpilih juga diharapkan memperkuat kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada mahasiswa.

 

Menuju Perguruan Tinggi Seni Berdaya Saing Global

 

ISI Padangpanjang memiliki posisi strategis sebagai salah satu perguruan tinggi seni negeri di Indonesia. Kekayaan budaya Minangkabau, Melayu, dan berbagai kebudayaan Nusantara merupakan modal besar dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, penciptaan seni, serta kerja sama internasional.

 

Di bawah kepemimpinan Dr. Yandri, ISI Padangpanjang diharapkan mampu memperluas jejaring dengan pemerintah daerah, kementerian, perguruan tinggi, lembaga kebudayaan, dunia usaha dan industri, komunitas seni, serta mitra internasional.

 

Transformasi digital, penguatan ekonomi kreatif, hilirisasi karya seni, perlindungan kekayaan intelektual, dan pemanfaatan kecerdasan buatan juga perlu menjadi bagian dari strategi pengembangan institusi tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai kemanusiaan.

 

Kemenangan Adalah Awal Pengabdian

 

Terpilihnya Dr. Yandri bukanlah akhir dari sebuah kompetisi, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar. Jabatan rektor merupakan amanah untuk melayani, mendengar, merangkul, dan bekerja bagi kepentingan institusi.

 

Seluruh keluarga besar ISI Padangpanjang menantikan langkah nyata kepemimpinan baru dalam menghadirkan perubahan yang terukur dan berkelanjutan.

 

Selamat kepada Dr. Yandri, S.Sn., M.Sn., Rektor Terpilih ISI Padangpanjang periode 2026–2030.

 

Semoga amanah, mampu mempersatukan seluruh sivitas akademika, serta membawa ISI Padangpanjang bangkit dan kembali berjaya sebagai perguruan tinggi seni yang unggul, inovatif, berbudaya, dan berdaya saing global.

 

Menang bukan untuk berkuasa, tetapi untuk mengemban amanah, merangkul semua, dan menghadirkan perubahan melalui kerja nyata ( tim )