Seriale Indonesia, ‘Menjaga Semangat Menyuarakan Dukungan Terhadap Sineas Indonesia’
Kota Cirebon, infoaktual.co.id – Goethe Institut merupakan lembaga kebudayaan Republik Federal Jerman yang bertujuan mempromosikan bahasa dan budaya Jerman di luar negeri serta mendorong pertukaran budaya antar bangsa, memiliki berbagai kegiatan diantaranya adalah kegiatan film, musik dan seni.
Serial Indonesia merupakan ajang festival film pendek yang diadopsi dari festival ternama di Jerman Die Seriale. Melalui festival ini Goethe Institut secara khusus mendukung kreativitas, profesionalitas para sineas Serial Indonesia dan Jerman, serta membuka peluang baru bagi industri sineas khususnya Indonesia.
Goethe Institut Bandung menggelar festival Nonton Bareng (Nobar) film serial pendek Indonesia-Jerman bertajuk “Seriale Indonesia”, bertempat di Maple Virtual Studio & Cafe Kota Cirebon, selasa (02/12/25, malam). .
Festival nobar ini sebagai bentuk menjaga semangat dan menyuarakan dukungan terhadap karya-karya dari sineas Indonesia dibeberapa daerah, yang merupakan bagian dari Road Show “Seriale Indonesia”.
Dihadiri dari berbagai elemen masyarakat, aktivis, pegiat listerasi mahasiswa, pelajar SMA/SMK.
Para peserta tampak antusias untuk hadir terlihat dari pendaftaran registrasi peserta hingga pelaksanaan nobar yang berjalan dengan lancar. Ada 4 film yang diputar secara bergantian diantaranya: Desa Timun-Teman Dari Jerman karya Sutradara Daud Nugraha, No One Around karya Sutradara Joaquin Bravo, The Lost Boys Club karya Sutradara Aby Kusdinar dan Fuxe karya Sutradara David Clay Diaz dan Susan Gordanshekan. Nonton bareng ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Direktur Goethe Institut Bandung Matthias Ventker.
Setelah pemutaran film peserta nobar diberikan kesempatan sesi tanya jawab dan berdiskusi langsung dengan Direktur Goethe Institut, Diah sebagai MC memandu jalannya acara menjadi lebih hidup dengan diselingi beberapa pantun.
Di sela-sela waktu nobar, Matthias Ventker mengapresiasi seluruh pihak yang telah mensukseskan event ini
“Kami dari Goethe Institut Bandung mendapatkan informasi bahwa di Cirebon ada banyak orang yang tertarik dalam dunia film, juga ada banyak kampus dari beberapa universitas, dan disini owner Maple Virtual Studio & Cafe menulis pesan pada kami untuk membuat kegiatan bersama, disitulah kami tertarik untuk mengadakan acara nobar film “Seriale Indonesia”, saya senang sekali di Cirebon banyak yang antusias dan tertarik dalam event ini.” Ujar Direktur Goethe Institut Bandung
Event yang merupakan bagian dari program rangkaian dari Road to Seriale Indonesia telah menginisiasi Seriale Indonesia pertama pada tahun 2025.
Ditempat yang sama hal senada diucapkan Lukman Hakim staff Goethe Institut Bandung. “Sambil berjalan menuju tahun 2026 kami mengadakan Road to Seriale Indonesia diberbagai kota diluar Bandung, sebelum di Cirebon kami di Sumedang, disana sedang berlangsung Sumedang Short Film Festival dan kita kerjasama dengan mereka untuk memutarkan series yang menang tahun ini. Rencananya setelah dari Cirebon kami berencana bertolak ke Jakarta, Surabaya, Bali, sampai Timur Leste,” ucapnya
Melalui festival ini Goethe Institut berharap kedepan akan banyak orang Indonesia memproduksi film dan membawanya dalam “Seriale Indonesia” bahkan mungkin bisa sampai ke Jerman dan semoga akan lebih banyak orang datang berkunjung ke Bandung untuk menyaksikan “Seriale Indonesia 2026” .dan semogai bisa membuat hubungan orang Indonesia termasuk Cirebon dan Jerman untuk saling belajar mengenal satu sama lain.



