Sasak Ranah Pasisie, InfoAktual.co.id – Siswa bersama guru SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie melaksanakan kegiatan pembersihan tambak udang yang selama ini tidak terpakai sebagai langkah awal pengembangan sentra produksi ikan air tawar, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, diikuti puluhan siswa jurusan Budidaya Perikanan dengan pendampingan guru pembimbing serta staf sekolah. Dalam kegiatan tersebut, para siswa membersihkan area tambak seluas sekitar 1.000 meter persegi dari sampah dan rumput liar, serta melakukan perbaikan saluran air dasar.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk optimalisasi lahan sekolah agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat produksi ikan air tawar seperti nila, lele, dan patin. Program tersebut juga selaras dengan kurikulum vokasi yang menekankan pembelajaran berbasis praktik dan kewirausahaan di bidang perikanan.
Kepala SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie, Dr. Desman, S.Pd.I., M.A, didampingi Wakil Humas Yopi, menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan tambak menjadi langkah awal yang strategis dalam mengembangkan potensi lahan sekolah.
“Pembersihan ini merupakan momentum penting untuk mengubah lahan tambak udang yang terbengkalai menjadi sentra produksi ikan air tawar yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teori, tetapi juga pengalaman praktik nyata dalam bidang wirausaha perikanan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga terlaksana melalui kolaborasi dengan PT Permata Hijau Pasaman (PHP) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat.
Melalui dukungan tersebut, diharapkan pengembangan sentra budidaya ikan air tawar di lingkungan sekolah dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi peningkatan keterampilan siswa dan ketahanan pangan lokal.
Pihak SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Permata Hijau Pasaman (PHP), khususnya kepada Marihot beserta staf, serta pemerintah setempat yang telah memberikan dukungan dalam pengembangan sarana, prasarana, dan kemitraan pemasaran hasil budidaya.(Sandra)



