GUNUNGSITOLI, 19 Oktober 2026 infoaktual.co.id – Sosok pemimpin dituntut memiliki visi besar, keberanian dalam mengambil keputusan, serta komitmen kuat untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut menjadi pesan yang disampaikan Yusman Dawolo melalui pernyataannya tentang pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada masa depan rakyat.
Menurut Yusman Dawolo, seorang pemimpin tidak cukup hanya menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi harus memiliki cita-cita besar untuk membawa daerah dan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.
“Pemimpin harus punya cita-cita besar untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat. Jika tidak mampu, belajarlah dan tingkatkan kompetensi. Jika belum bisa juga, gunakan kemampuan orang lain. Yang penting, sebagai pemimpin, Anda harus berani bermimpi besar,” demikian pesan yang disampaikan Yusman Dawolo.
Ia menekankan bahwa keterbatasan kemampuan bukanlah alasan bagi seorang pemimpin untuk berhenti berinovasi. Sebaliknya, seorang pemimpin harus memiliki kemauan untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, serta membuka ruang bagi orang-orang yang memiliki keahlian dan pengalaman di bidangnya.
Dalam menjalankan kepemimpinan, kemampuan membangun tim yang kompeten merupakan salah satu faktor penting. Pemimpin tidak harus menguasai seluruh bidang secara pribadi, tetapi harus mampu menempatkan orang yang tepat, mendengarkan masukan, menyusun strategi, dan memastikan setiap program berjalan sesuai tujuan.
Yusman Dawolo juga menyinggung Singapura, Dubai, dan China sebagai contoh yang dapat menjadi bahan pembelajaran mengenai pentingnya visi pembangunan jangka panjang, inovasi, serta perencanaan yang terarah.
Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik, potensi, dan tantangan yang berbeda. Karena itu, pengalaman dari berbagai negara tersebut perlu dipelajari secara kritis dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan daerah masing-masing.
Kepemimpinan Harus Menghasilkan Perubahan Nyata
Lebih jauh, semangat bermimpi besar harus diikuti dengan langkah konkret, perencanaan yang matang, dan pelaksanaan program yang dapat dipertanggungjawabkan.
Keberhasilan kepemimpinan pada akhirnya perlu dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan, terbukanya lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga membaiknya pelayanan publik.
Visi besar tanpa pelaksanaan hanya akan menjadi wacana. Oleh sebab itu, pemimpin perlu menerjemahkan cita-cita menjadi program yang terukur, memiliki target yang jelas, serta dievaluasi secara berkala.
Pesan Yusman Dawolo tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan bukan semata-mata tentang jabatan dan kekuasaan, melainkan tentang keberanian menentukan arah, kesediaan belajar, kecakapan merangkul orang-orang yang kompeten, serta tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.
Pemimpin yang berani bermimpi besar harus pula berani bekerja keras, mengambil tanggung jawab, dan membuktikan bahwa visi yang disampaikan benar-benar membawa perubahan bagi masyarakat. (Deni Zega)



