MEULABOH – LIPUTANONE | Konferensi Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Barat masa bakti 2025–2030 resmi menetapkan Zainal Abidin, S.Pd., M.Si. sebagai Ketua PGRI Aceh Barat yang baru. Sabtu, 15/11/25.
Ia terpilih melalui proses pemilihan yang berlangsung demokratis, jujur, dan adil (jurdil), pada kegiatan Konferkab XXIII yang digelar pada Sabtu, 15 November 2025, di Aula Dinas Pendidikan Aceh Barat.
Pemilihan ketua dan wakil ketua berlangsung ketat, diikuti oleh para peserta pemilih yang merupakan perwakilan dari 10 cabang PGRI di seluruh Aceh Barat. Berdasarkan hasil perhitungan suara, Zainal Abidin unggul dan dipercaya untuk memimpin organisasi profesi guru terbesar di daerah tersebut hingga tahun 2030.
Sementara itu, posisi Wakil Ketua 1 PGRI Aceh Barat resmi diamanahkan kepada Teuku Zulfahmi, S.Pd., M.Pd., Wakil ketua 2, Yusransal, S.Pd., M.Pd
Wakil Ketua 3, JAFAR MURNI, ST., sementara Sekretaris, Jufrizal, S.Pd.I., M.Si., Bendahara, Salma, S.Pd., yang juga mendapat dukungan kuat dari mayoritas peserta konferensi.
Konferkab kali ini mengusung tema “Membangun Guru Profesional dan Berakhlak Menuju Pendidikan Aceh Barat yang Unggul dan Religius.”
Tema tersebut mencerminkan komitmen PGRI Aceh Barat untuk memperkuat kualitas guru sekaligus mendorong pendidikan yang berkarakter.
Proses pemilihan berlangsung tertib dan terbuka. Sebanyak 50 peserta pemilih memberikan suara mereka setelah mendengarkan penyampaian visi dan misi kandidat.
Panitia pelaksana memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan organisasi, mulai dari verifikasi peserta, pemungutan suara, hingga penghitungan secara transparan.
Dalam sambutannya usai terpilih, Zainal Abidin menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada peningkatan kompetensi guru, penguatan solidaritas organisasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah demi memajukan dunia pendidikan Aceh Barat.
” Ini amanah besar. Kami berkomitmen menjaga marwah PGRI, memperjuangkan aspirasi guru, serta membangun pendidikan Aceh Barat yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Konferensi dan pemilihan ini menjadi momentum strategis bagi PGRI Aceh Barat untuk menentukan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, diharapkan lahir program-program yang lebih inovatif, responsif terhadap kebutuhan guru, serta sejalan dengan tantangan pendidikan modern.
Ketua Panitia Penyelenggara melalui Sekretaris Kepanitian, Erliani Harahap, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan Konferkab XXIII PGRI Aceh Barat berjalan sukses berkat kerja sama seluruh panitia dan dukungan dari jajaran PGRI di tingkat cabang.
” Alhamdulillah seluruh rangkaian konferensi dapat terlaksana dengan lancar, tertib, dan sesuai mekanisme organisasi. Ini tidak lepas dari kekompakan panitia serta kedisiplinan para peserta pemilih,” ujar Erliani.
Ia menambahkan, pihak panitia sejak awal berkomitmen memastikan setiap proses pemilihan berlangsung demokratis, jujur, dan adil, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan aspirasi para guru di Aceh Barat.
” Semoga kepengurusan yang baru dapat membawa semangat baru bagi PGRI Aceh Barat dan mampu menghadirkan program-program terbaik bagi peningkatan mutu pendidikan,” tutup Erliani.
(Dedy Surya)



