Flyover Sungai Penuh–Tapan Masuk Pembahasan, Wako Alfin Koordinasi dengan TNKS & Stockholder yg Terkait lainnya

Sungai Penuh – Walikota Sungai Penuh Alfin, S.H., membahas rencana pembangunan konstruksi modern flyover (jalan layang) Sungai Penuh–Tapan bersama Plt. Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) & Stockholder terkait lainnya, Selasa (29/9/26). Pembahasan berlangsung dalam kunjungan kerja dan silaturahmi di ruang Wali Kota Sungai Penuh.

Pembahasan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi, mengingat rencana pembangunan flyover memiliki keterkaitan dengan kawasan TNKS serta melibatkan sejumlah instansi dan pemangku kepentingan (Stockholder).

Selain rencana flyover, pertemuan juga membahas pencermatan kembali batas kawasan TNKS, peluang kerja sama antara TNKS dan Pemerintah Kota Sungai Penuh, pengembangan dan pengukuhan kawasan TNKS, serta berbagai program yang dapat dilaksanakan secara bersama.

Walikota Alfin, SH menegaskan pentingnya pembahasan secara komprehensif agar rencana pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita ingin rencana ini di bahas secara komprehensif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, koordinasi lintas lembaga sangat penting agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Alfin.

Menurut Alfin, pemerintah daerah perlu membangun sinergi dengan Kementerian Kehutanan, Bappeda, pengelola TNKS, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta instansi teknis terkait lainnya.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh siap membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh pihak. Harapannya, setiap peluang pengembangan konektivitas dan kerja sama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kemajuan wilayah,” tambah Alfin

Rencana pembangunan flyover Sungai Penuh–Tapan diharapkan dapat membuka konektivitas baru, mendukung mobilitas masyarakat, serta mendorong aktivitas ekonomi antar daerah.

Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat koordinasi Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan pengelola TNKS dalam pengelolaan kawasan dan penjajakan program bersama dengan tetap memperhatikan ketentuan serta kelestarian kawasan.(Ekaz, srtni, shtmr krya)

Penulis: Eka zarmantoEditor: Eka Zarmanto