Kapolsek Kubung Polres Solok Polda Sumbar Iptu DR ( C ) Senta Idha S.H,. M.H Di Hari Sumpah Pemuda Mengajak Pemuda Perangi Narkoba

Solok, Kapolsek Kubung Polres Solok Polda Sumbar Iptu DR ( C ) Senta Idha, S.H, M.H. mengingatkan ancaman narkoba terhadap masa depan generasi muda. Momentum Hari Sumpah Pemuda 2026, menurutnya, harus menjadi dorongan bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk memperkuat upaya melindungi anak muda dari penyalahgunaan narkotika

 

Kapolsek Kubung mengatakan, semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 tidak boleh berhenti pada upacara dan kegiatan seremonial. Nilai-nilai Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata menghadapi persoalan yang mengancam kualitas generasi penerus bangsa.

 

“Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 tidak cukup hanya diperingati melalui upacara dan kegiatan seremonial. Nilai-nilai Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menghadapi berbagai persoalan yang mengancam kualitas generasi penerus bangsa,” kata Kapolsek kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).

 

Kapolsek Kubung Polres Solok Iptu DR ( C )Senta Idha S.H , M.H. menilai penyalah gunaan dan peredaran narkoba membutuhkan perhatian serius karena dampaknya tidak hanya menyangkut persoalan hukum, tetapi juga kehidupan keluarga, pendidikan, keamanan lingkungan, dan pembangunan daerah.

 

“Ancaman narkoba tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga menyangkut masa depan keluarga, lingkungan pendidikan, keamanan masyarakat, dan keberlangsungan pembangunan daerah,” tegasnya.

 

 

Menurut Kapolsek Kubung Iptu DR C Senta, S.H , M.H. upaya menyelamatkan generasi muda tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Keluarga, sekolah, tokoh agama, organisasi kepemudaan, masyarakat, dan pemerintah harus mengambil peran dalam membangun lingkungan yang melindungi anak-anak dan remaja dari pengaruh narkoba.

 

Ia menekankan pencegahan harus dimulai dari keluarga melalui komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, pengawasan terhadap lingkungan pergaulan, serta penguatan pendidikan agama dan moral. Sekolah dan masyarakat juga perlu menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak muda.

 

 

“Pencegahan harus dimulai dari keluarga. Orang tua perlu membangun komunikasi yang baik dengan anak, mengetahui lingkungan pergaulannya, serta memberikan pendidikan agama dan moral. Sekolah dan masyarakat juga harus hadir menciptakan lingkungan yang aman, positif, dan bebas dari pengaruh narkoba,” ujarnya.

 

Selain pencegahan,mendorong penguatan edukasi tentang bahaya narkoba serta penyediaan kegiatan olahraga, seni, kewirausahaan, dan pelatihan keterampilan. Menurutnya, generasi muda perlu mendapat ruang untuk mengembangkan potensi dan kreativitas melalui kegiatan produktif

 

Kapolsek Kubung Iptu DR C Senta Idha S.H, M.H. menegaskan, peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi momentum membangun generasi yang tidak hanya mencintai tanah air, tetapi juga mampu menjaga diri, keluarga, dan lingkungannya dari ancaman narkotika.

 

“Jangan sampai kita berbicara tentang Indonesia Emas, tetapi pada saat yang sama membiarkan generasi mudanya terancam narkoba. Mari jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai gerakan nyata untuk melindungi generasi muda agar tumbuh sehat, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. ( Rdty )