Pasaman Barat, InfoAktual.co.id – Bupati Pasaman Barat, Yulianto, mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif sebagai motor penggerak pembangunan daerah dan bangsa. Pemuda diharapkan mampu menanamkan semangat patriotisme, gigih dalam berkarya, serta memiliki kepedulian sosial dalam menghadapi tantangan zaman.
Ajakan tersebut disampaikan Yulianto saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (28/10/2026).
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia”. Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen generasi muda dalam berkontribusi bagi kemajuan bangsa sekaligus mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Dalam amanatnya, Yulianto menegaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi pengingat akan pentingnya peran pemuda dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
“Tema tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan aksi bagi seluruh generasi muda Indonesia di era modern,” ujar Yulianto.
Ia menjelaskan, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Perjuangan tidak lagi terbatas pada aspek fisik, tetapi juga menuntut kemampuan menguasai teknologi, mengembangkan ekonomi kreatif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat moral dan karakter bangsa.
Menurut Yulianto, terdapat tiga nilai utama yang harus menjadi landasan bagi generasi muda, yakni patriotisme, kegigihan, dan empati.
Patriotisme, katanya, diwujudkan melalui kecintaan terhadap tanah air, menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, kegigihan menjadi modal penting agar pemuda tidak mudah menyerah menghadapi keterbatasan, terus mengembangkan kemampuan diri, dan berani melahirkan inovasi di bidang ilmu pengetahuan maupun teknologi.
Adapun empati harus tercermin melalui kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar, semangat gotong royong, serta kesediaan menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Yulianto juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada generasi muda agar dapat terlibat secara strategis dalam kepemimpinan maupun pembangunan daerah.
“Pemerintah terus berkomitmen membuka ruang bagi pemuda untuk berperan strategis. Namun, ruang tersebut hanya akan berdampak optimal jika diisi oleh pemuda-pemudi yang berkarakter kuat, kreatif, dan adaptif,” tegasnya.
Ia berharap, generasi muda Pasaman Barat mampu menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Di tangan pemuda, masa depan bangsa ini dipertaruhkan. Jadilah pemuda yang patriotik, gigih dalam berkarya, dan senantiasa berempati kepada sesama demi kejayaan NKRI,” tutupnya.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kategori Sangat Baik dari Pemerintah Republik Indonesia atas penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan percepatan pelaksanaan berusaha pemerintah daerah tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga menyambut kontingen atlet daerah yang telah berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat.
Kontingen Pasaman Barat berhasil menorehkan prestasi dengan meraih 36 medali emas, 41 medali perak, dan 54 medali perunggu.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi daerah sekaligus diharapkan dapat memotivasi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Pasaman Barat pada ajang olahraga mendatang.(Sandra)



