Talu, InfoAktual.co.id – Seekor beruang liar dilaporkan masuk ke permukiman warga di Kampung Koto Panjang, Kejorongan Kemajuan, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Minggu (15/2/2026). Kehadiran satwa dilindungi tersebut memicu kepanikan warga setelah dilaporkan menyerang sejumlah orang hingga petugas.
Wali Nagari Sinuruik, Frianton, mengatakan beruang tersebut awalnya menyerang tiga warga yang sedang beraktivitas di sawah. Akibat serangan itu, para korban mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Satu korban dirawat di RSUD Jambak, sementara dua lainnya dirawat di Puskesmas Talu. Kondisi para korban saat ini dilaporkan stabil dan masih dalam pengawasan tenaga kesehatan.
Ketegangan meningkat saat petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Namun, beruang tersebut kembali menyerang dan melukai salah satu petugas BKSDA.
“Keberadaan beruang ini sangat meresahkan masyarakat. Kemarin tiga warga diserang di sawah, sekarang petugas BKSDA juga jadi korban. Kami berharap tidak ada lagi korban berikutnya,” ujar Frianton.
Ia menambahkan, aktivitas warga di ladang dan persawahan saat ini terganggu. Banyak petani memilih tidak bekerja karena khawatir akan keselamatan mereka.
Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu langkah lanjutan dan laporan resmi dari pihak BKSDA terkait penanganan konflik satwa liar tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi konflik manusia dan satwa liar, mengingat perubahan habitat sering mendorong satwa masuk ke wilayah permukiman.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak beraktivitas sendirian di kawasan hutan dan persawahan, serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.(Sandra)



