Jakarta (Infoaktual.co.id) — Euforia laga Persib Bandung versus Persija Jakarta menyisakan kisah berbeda. Seorang remaja tuna wicara sempat terlantar setelah terpisah dari rombongan temannya.
Remaja tersebut bernama Aldo Shaquille Rajab. Dia akhirnya kembali ke pelukan keluarganya setelah ditemukan seorang pengemudi bajaj.
Aldo ditemukan seorang diri di Jalan Daan Mogot Raya, Pesing. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 13 September 2026 dini hari.
Pengemudi bajaj bernama Udin menemukan Aldo dalam kondisi kebingungan. Dia kemudian membawa remaja tersebut menuju Polsek Tambora.
Langkah Udin menjadi pertolongan pertama bagi Aldo. Keputusan itu mencegah remaja tersebut semakin jauh dari lingkungan yang dikenalnya.
Udin mengaku mengetahui lokasi kantor polisi dari tayangan YouTube. Informasi tersebut kemudian menjadi dasar tindakannya membawa Aldo ke polisi.

Aldo tiba di Polsek Tambora sekitar pukul 03.40 WIB. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap identitas remaja tersebut.
Polisi menemukan secarik kertas yang tersemat pada pakaian Aldo. Kertas itu berisi alamat rumah yang kemudian menjadi petunjuk penting.
Petugas piket langsung menindaklanjuti informasi tersebut. Polisi menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalianyar, Aiptu Edi Sutarno.
Koordinasi juga dilakukan bersama Ketua RT 02/02 Kelurahan Kalianyar. Langkah itu ditempuh untuk memastikan identitas dan keberadaan keluarga Aldo.
Terpisah Saat Perjalanan Pulang
Aldo sebelumnya berangkat menuju GBK bersama sejumlah rekan sebayanya. Dia datang untuk menyaksikan pertandingan Persib melawan Persija.
Laga tersebut berlangsung Sabtu, 12 September 2026. Pertandingan mempertemukan dua klub dengan basis suporter besar.
Setelah pertandingan, Aldo bersama rombongan meninggalkan kawasan stadion. Namun, perjalanan pulang justru membuatnya terpisah dari teman-temannya.
Kondisi tersebut menjadi persoalan serius bagi Aldo. Keterbatasan komunikasi membuatnya kesulitan meminta bantuan kepada orang lain.
Aldo kemudian berada seorang diri di tengah hiruk-pikuk Jakarta. Situasi itu meningkatkan risiko keselamatan bagi remaja berkebutuhan khusus tersebut.
Dalam kondisi seperti itu, respons masyarakat menjadi sangat menentukan. Udin memilih bertindak daripada membiarkan Aldo sendirian di jalan.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa perlindungan warga tidak hanya bergantung kepada aparat. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah risiko terhadap kelompok rentan.
Polisi Bergerak Setelah Menerima Aldo
Setelah menerima Aldo, petugas Polsek Tambora segera mencari informasi keluarganya. Secarik kertas berisi alamat menjadi petunjuk utama pencarian.
Polisi kemudian membangun komunikasi dengan perangkat lingkungan. Bhabinkamtibmas dan ketua RT membantu menghubungkan petugas dengan keluarga.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Keluarga Aldo mengetahui keberadaannya melalui koordinasi aparat dan lingkungan setempat.
Ibu Wiyati bersama keluarganya kemudian mendatangi Polsek Tambora. Mereka menggunakan sepeda motor untuk menjemput Aldo.
Wiyati memastikan remaja tersebut merupakan anak kandungnya. Keluarga sebelumnya mencari Aldo karena belum pulang sejak malam.
Petugas kemudian menyerahkan Aldo kepada pihak keluarga. Remaja tersebut ditemukan dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka.
Peristiwa tersebut menjadi contoh penting mengenai fungsi pelayanan kepolisian. Polisi bukan hanya bertugas menangani tindak pidana.
Aparat juga memiliki fungsi perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Fungsi tersebut semakin penting ketika berhadapan dengan kelompok rentan.
Kepedulian Sosial Tak Boleh Berhenti
Kisah Aldo memperlihatkan sisi lain dari keramaian pertandingan sepak bola. Ribuan orang dapat berkumpul dalam satu kawasan dalam waktu bersamaan.
Kondisi tersebut meningkatkan potensi seseorang terpisah dari rombongan. Risiko semakin besar bagi anak dan penyandang disabilitas.
Karena itu, pengawasan keluarga dan kelompok pendamping tetap diperlukan. Penyelenggara pertandingan juga perlu memperkuat mekanisme perlindungan penonton rentan.
Pengamanan tidak semestinya hanya berfokus pada potensi kerusuhan. Keselamatan individu juga harus menjadi bagian dari manajemen pertandingan.
Peristiwa Aldo menunjukkan celah yang perlu menjadi bahan evaluasi. Keramaian aman bukan hanya ketika tidak terjadi bentrokan.
Keramaian juga harus mampu memberikan rasa aman bagi seluruh penonton. Termasuk mereka yang memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi.
Dalam perspektif perlindungan hukum, anak dan penyandang disabilitas membutuhkan perhatian khusus. Negara dan masyarakat memiliki kewajiban memastikan mereka tidak dibiarkan menghadapi risiko sendirian.
Respons Udin menjadi contoh sederhana dari kepedulian tersebut. Dia tidak mengenal Aldo, tetapi memilih memberikan pertolongan.
Polsek Tambora kemudian melanjutkan pertolongan tersebut melalui prosedur kepolisian. Bhabinkamtibmas dan perangkat RT ikut mempercepat proses pencarian keluarga.
Aldo Kembali ke Pelukan Keluarga
Keluarga Aldo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu. Ucapan terima kasih ditujukan kepada Udin dan jajaran Polsek Tambora.
Keluarga juga mengapresiasi Bhabinkamtibmas serta pengurus RT setempat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci hingga Aldo kembali dengan selamat.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi para penonton pertandingan. Orang tua perlu memastikan anak memiliki identitas dan kontak darurat.
Pendamping juga harus menyusun titik temu ketika rombongan terpisah. Langkah sederhana tersebut dapat mempercepat pencarian ketika situasi darurat terjadi.
Bagi aparat, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pelayanan humanis. Respons cepat dapat menentukan keselamatan seseorang dalam situasi rentan.
Bagi masyarakat, kisah Udin menunjukkan arti kepedulian yang nyata. Menolong orang tersesat terkadang menjadi tindakan kecil dengan dampak besar.
Euforia pertandingan akhirnya tidak hanya meninggalkan cerita kemenangan. Ada pula kisah kemanusiaan yang menunjukkan pentingnya solidaritas.
Aldo kini telah kembali bersama keluarganya. Dia pulang dengan selamat setelah sempat menghadapi malam panjang sendirian.
Kasus ini tidak berakhir sebagai laporan orang hilang. Berkat kepedulian warga dan respons polisi, Aldo kembali kepada keluarganya.
Pesannya sederhana, tetapi penting bagi sebuah kota besar. Jangan biarkan keramaian membuat kepedulian terhadap sesama ikut menghilang.



