Jakarta (Infoaktual.co.id) – Indonesia Trend Fashion Week (ITFW) 2026 kembali digelar di Jakarta. Ajang ini menjadi panggung bagi desainer muda dan model Indonesia menunjukkan kreativitasnya.
Penyelenggaraan berlangsung di Hotel Vertu Harmoni, Jakarta Pusat. Acara memasuki tahun keenam sejak pertama kali digelar.
Indonesia Trend Fashion Week 2026 diselenggarakan DD Organization. Organisasi tersebut dipimpin Founder Derry Dahlan.
Tahun ini, ITFW menghadirkan 34 desainer muda Indonesia. Sebanyak 130 model turut memperagakan berbagai koleksi busana.
Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka membawa karakter dan identitas desain masing-masing. Ajang ini menjadi ruang bertemunya desainer, model, dan pelaku industri mode. Mereka saling membangun jejaring dan peluang kolaborasi.

Selain menampilkan karya, peserta memperoleh kesempatan memperluas pengalaman. Pengalaman tersebut penting menghadapi persaingan industri fashion.
Founder DD Organization, Derry Dahlan, mengatakan ITFW terus mengalami perkembangan. Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Ia menilai peningkatan terlihat dari kualitas peserta. Antusiasme desainer dan model juga terus bertambah.
“Pada tahun keenam ini, Indonesia Trend Fashion Week semakin berkembang,” ujar Derry Dahlan.
Menurut Derry, perkembangan tersebut menjadi motivasi bagi penyelenggara. Mereka terus menghadirkan inovasi setiap penyelenggaraan. ITFW tidak hanya menjadi ajang peragaan busana. Acara ini juga membangun ekosistem industri fashion nasional.
Melalui ajang tersebut, desainer memperoleh kesempatan memperkenalkan karya kepada masyarakat. Mereka juga dapat menarik perhatian pelaku industri.
Model muda juga mendapat ruang mengembangkan kemampuan profesional. Pengalaman tampil menjadi bekal memasuki industri mode.
Derry menegaskan pengembangan talenta menjadi tujuan utama penyelenggaraan. ITFW ingin melahirkan generasi baru industri fashion Indonesia.
“Kami ingin ITFW menjadi tempat tumbuh bagi desainer dan model Indonesia,” katanya.
Menurut Derry, industri fashion membutuhkan regenerasi berkelanjutan. Talenta muda harus memperoleh ruang berkembang. Karena itu, ITFW membuka kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah. Kesempatan tersebut memperluas akses bagi talenta potensial.
Selama penyelenggaraan, puluhan koleksi busana diperagakan di atas panggung. Setiap desainer menghadirkan konsep berbeda. Sebagian koleksi mengangkat unsur budaya Indonesia. Sebagian lainnya menampilkan sentuhan modern dan kontemporer.
Perbedaan konsep menunjukkan kekayaan kreativitas desainer Indonesia. Keberagaman menjadi kekuatan industri fashion nasional. Selain kualitas desain, penampilan model juga menjadi perhatian. Mereka memperagakan koleksi dengan percaya diri.
Ajang tersebut menjadi pengalaman berharga bagi model pemula. Mereka belajar tampil di panggung profesional. ITFW juga mempertemukan peserta dengan pelaku industri mode. Pertemuan itu membuka peluang kerja sama.
Kolaborasi menjadi salah satu kebutuhan industri fashion modern. Desainer membutuhkan jaringan untuk mengembangkan usahanya.
Model juga memerlukan pengalaman dan relasi profesional. Ajang seperti ITFW memberikan kesempatan tersebut.
Menurut Derry, Indonesia memiliki banyak talenta berbakat. Potensi itu perlu mendapat pembinaan berkelanjutan. Karena itu, penyelenggara terus mengembangkan konsep ITFW. Inovasi dilakukan mengikuti perkembangan industri fashion dunia.
Derry berharap ITFW menjadi wadah pencetak sumber daya manusia unggul. Talenta tersebut diharapkan mampu bersaing secara global.
“Kami berharap lahir desainer hebat dan model yang mampu bersaing internasional,” ujarnya.
Ia menilai persaingan industri mode semakin ketat. Kreativitas menjadi faktor penting memenangkan pasar.
Selain kreativitas, pelaku industri harus memiliki profesionalisme tinggi. Kualitas tersebut menentukan daya saing.
Derry juga berharap ITFW mendorong lahirnya kolaborasi baru. Sinergi dinilai memperkuat industri fashion Indonesia.
Ia optimistis desainer Indonesia memiliki peluang besar. Karya lokal mampu diterima pasar internasional.
Menurutnya, industri fashion Indonesia terus berkembang setiap tahun. Dukungan terhadap talenta muda harus terus ditingkatkan.
Melalui ITFW, peserta memperoleh pengalaman langsung di panggung profesional. Pengalaman itu memperkuat kemampuan mereka.
Penyelenggaraan tahunan juga menjadi sarana evaluasi peserta. Mereka dapat meningkatkan kualitas karya berikutnya. Industri fashion membutuhkan inovasi tanpa henti. Ajang seperti ITFW menjadi bagian proses tersebut.
Keberadaan ITFW diharapkan memperkuat ekosistem fashion nasional. Industri membutuhkan ruang pembinaan yang berkelanjutan.
Selain melahirkan desainer, ITFW juga mencetak model profesional. Mereka dipersiapkan menghadapi persaingan global.
Penyelenggara berharap ITFW terus berkembang pada tahun mendatang. Inovasi akan terus dilakukan mengikuti kebutuhan industri.
Dengan memasuki tahun keenam, ITFW menunjukkan konsistensi penyelenggaraan. Ajang ini menjadi salah satu wadah pengembangan talenta fashion Indonesia.
Melalui kolaborasi, kreativitas, dan pembinaan berkelanjutan, ITFW diharapkan melahirkan desainer dan model berdaya saing global. Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi industri fashion Indonesia di tingkat internasional.



