Jakarta (Infoaktual.co.id) – Kapolri menegaskan komitmen Polri dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 menghadirkan ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Acara itu juga melibatkan Bhayangkari, Polda dari seluruh Indonesia, serta sejumlah satuan kerja Polri.
Selain menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, bazar tersebut bertujuan memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional.
Dalam penyelenggaraannya, Bhayangkari menggandeng sejumlah mitra strategis. Kolaborasi dilakukan untuk memberikan pendampingan yang lebih komprehensif kepada pelaku usaha.
Beberapa mitra yang terlibat antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Pegadaian, Telkomsel, JNE, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum.
Kehadiran berbagai lembaga tersebut memberikan dukungan di berbagai bidang. Mulai dari akses pembiayaan hingga perlindungan hak kekayaan intelektual.
Melalui kerja sama itu, pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperluas jaringan bisnis. Mereka juga mendapatkan informasi mengenai pengembangan usaha berbasis digital.
Program pembinaan tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan. Kegiatan tersebut juga mendorong pelaku usaha membangun bisnis yang berkelanjutan.
Kolaborasi dengan sektor perbankan membuka peluang akses permodalan. Dukungan pembiayaan dinilai penting untuk mempercepat pertumbuhan usaha kecil. Di sisi lain, Pegadaian memberikan alternatif layanan pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM. Skema tersebut diharapkan memperkuat ketahanan usaha.
Sementara itu, Telkomsel mendukung transformasi digital bagi pelaku UMKM. Pendampingan dilakukan agar pelaku usaha mampu memanfaatkan teknologi secara optimal.
JNE juga berkontribusi melalui layanan distribusi dan logistik. Dukungan tersebut mempermudah pengiriman produk ke berbagai wilayah Indonesia.
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum turut memberikan edukasi kepada pelaku UMKM. Pendampingan dilakukan terkait pentingnya perlindungan merek dan hak kekayaan intelektual.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi salah satu kekuatan utama bazar tahun ini. Sinergi diharapkan mempercepat pengembangan UMKM nasional. “Kolaborasi ini memperkuat pembinaan UMKM dari berbagai aspek,” ujar panitia penyelenggara.
Menurut panitia, dukungan tidak hanya diberikan dalam bentuk promosi. Pelaku usaha juga memperoleh akses terhadap berbagai layanan strategis. “Kami ingin UMKM semakin naik kelas,” katanya.
Selain memamerkan produk, pelaku usaha juga berkesempatan membangun jejaring bisnis. Pertemuan dengan berbagai mitra membuka peluang kerja sama baru. Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 juga menjadi sarana pelestarian budaya Indonesia. Berbagai produk kerajinan, fesyen, kuliner, dan karya kreatif daerah ditampilkan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari ingin memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Produk lokal diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kapolri menilai penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Sektor tersebut terbukti memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia.
Karena itu, Polri terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui penyelenggaraan bazar yang melibatkan pelaku UMKM dari berbagai daerah.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan sinergi antara Polri, Bhayangkari, pemerintah, dan sektor swasta. Kolaborasi dinilai menjadi kunci penguatan ekonomi kerakyatan.
Selama kegiatan berlangsung, aparat kepolisian memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib. Pengamanan dilakukan secara maksimal.
Sebanyak 393 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Personel berasal dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri serta Polda Metro Jaya.
Petugas melakukan pengamanan di seluruh area kegiatan. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kenyamanan peserta dan pengunjung.
Seluruh agenda berlangsung lancar hingga acara berakhir. Tidak terdapat gangguan keamanan yang menghambat jalannya kegiatan.
Kehadiran Kapolri dalam Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 menjadi simbol dukungan Polri terhadap pelaku UMKM. Dukungan tersebut diharapkan meningkatkan semangat pelaku usaha untuk terus berkembang.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar. Langkah itu sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia.
Polri juga berharap kolaborasi dengan berbagai mitra strategis terus berlanjut. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan ekonomi kreatif nasional.
Dengan memperkuat akses pembiayaan, digitalisasi, pemasaran, dan perlindungan hak kekayaan intelektual, pelaku UMKM diharapkan semakin mandiri. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi membangun ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi daerah.



