Jakarta (Infoaktual.co.id) – GUGI NUGRAHA Wedding Gallery menghadirkan pergelaran busana bertajuk ÉTERNE BLANCHE di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Acara yang digelar pada 24 Juli 2026 itu memperkenalkan koleksi busana pengantin terbaru. Koleksi tersebut mengusung keindahan warna putih serta kekayaan wastra Nusantara.

Peragaan busana ini menampilkan interpretasi baru terhadap kebaya dan beskap Indonesia. Gugi Nugraha memadukan nilai tradisi dengan sentuhan couture modern. Hasilnya menghadirkan busana pengantin yang elegan, berkelas, dan tetap relevan.
Sebanyak 21 rancangan couture diperagakan dalam acara tersebut. Koleksi terdiri dari kebaya modern dan beskap modern. Seluruh busana dihiasi bordir khas Gugi Nugraha. Setiap detail dikerjakan dengan teknik pengerjaan berstandar tinggi.
Koleksi ÉTERNE BLANCHE mengangkat filosofi warna putih. Warna tersebut tidak hanya melambangkan kesucian. Putih juga menjadi simbol harapan, doa, dan awal kehidupan baru. Filosofi itu dipadukan dengan warisan budaya Indonesia yang terus hidup.
Setiap rancangan menonjolkan siluet anggun dan detail yang presisi. Gugi Nugraha juga memanfaatkan kekayaan motif Nusantara. Pendekatan itu menghasilkan busana pengantin berciri Indonesia dengan kualitas internasional.
Peragaan berlangsung di Ciputra Artpreneur. Lokasi itu dipilih karena mendukung penyelenggaraan pertunjukan mode berskala besar. Tata panggung dirancang untuk memperkuat karakter setiap koleksi.
Suasana semakin hidup melalui pertunjukan musik langsung. Kana Entertainment mengiringi jalannya peragaan dengan komposisi musik yang selaras. Musik tersebut memperkuat suasana emosional sepanjang acara berlangsung.
Seluruh konsep acara juga mendapat dukungan Carlita Wedding & Event Planner. Tim penyelenggara mengatur seluruh rangkaian kegiatan secara profesional. Mereka mengelola perencanaan, alur acara, hingga pelaksanaan di lapangan.

Pendiri GUGI NUGRAHA Wedding Gallery, Gugi Nugraha, mengatakan setiap koleksi memiliki cerita. Baginya, busana bukan sekadar pakaian. Busana juga menjadi media untuk menyampaikan budaya dan emosi.
“Fashion bukan sekadar menciptakan busana. Fashion menghadirkan pengalaman, budaya, dan emosi,” kata Gugi Nugraha.
Ia menjelaskan koleksi ÉTERNE BLANCHE lahir dari kecintaannya terhadap kebaya dan beskap Indonesia. Menurutnya, kedua busana tersebut mampu bersaing di panggung mode internasional.
“Saya ingin kebaya dan beskap tampil dengan standar couture yang elegan dan modern,” ujarnya.
Ia menilai busana tradisional Indonesia memiliki nilai artistik tinggi. Kekayaan tersebut layak diperkenalkan kepada masyarakat dunia. Karena itu, setiap koleksi tetap mempertahankan identitas budaya Nusantara.
Gugi juga ingin menunjukkan bahwa kebaya tidak hanya cocok untuk acara tradisional. Kebaya dapat berkembang mengikuti tren tanpa kehilangan jati dirinya. Hal serupa berlaku bagi beskap sebagai busana pria Indonesia.
Menurutnya, inovasi menjadi kunci menjaga warisan budaya tetap diminati generasi muda. Desainer harus mampu menghadirkan karya yang mengikuti perkembangan zaman. Namun, nilai budaya harus tetap dipertahankan.
Selain memperkenalkan koleksi baru, acara ini menjadi ruang apresiasi terhadap karya desainer Indonesia. Gugi berharap semakin banyak masyarakat mencintai produk fesyen lokal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ciputra Artpreneur. Menurutnya, ruang seni tersebut memberi kesempatan bagi desainer lokal untuk berkembang.
“Ciputra Artpreneur memberi ruang bagi desainer untuk terus berkarya dan berinovasi,” katanya.
Ia berharap semakin banyak panggung serupa tersedia bagi pelaku industri kreatif. Kehadiran ruang representatif dinilai penting untuk meningkatkan kualitas karya nasional.
Gugi optimistis karya desainer Indonesia mampu berdiri sejajar dengan produk internasional. Potensi tersebut didukung kekayaan budaya yang tidak dimiliki negara lain.
Melalui ÉTERNE BLANCHE, Gugi ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi para tamu. Setiap koleksi diharapkan meninggalkan kesan mendalam. Busana juga diharapkan membangkitkan kebanggaan terhadap budaya Indonesia.

Peragaan busana itu menjadi bukti bahwa kebaya dan beskap terus berkembang. Inovasi desain membuat keduanya tetap relevan bagi generasi masa kini. Nilai tradisi pun tetap terjaga dalam setiap rancangan.
Industri mode pengantin Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Desainer lokal semakin berani menghadirkan karya berkualitas tinggi. Mereka juga mulai mengangkat identitas budaya sebagai kekuatan utama.
Koleksi ÉTERNE BLANCHE memperlihatkan bahwa wastra Nusantara memiliki daya tarik besar. Sentuhan modern membuatnya semakin diterima berbagai kalangan. Keindahan tersebut tetap berpijak pada akar budaya Indonesia.
Melalui koleksi ini, GUGI NUGRAHA Wedding Gallery menegaskan komitmennya mengembangkan busana pengantin Indonesia. Keindahan warna putih dipadukan dengan kekayaan budaya Nusantara. Hasilnya menghadirkan karya yang elegan, abadi, dan berdaya saing global.



