BSKBS Gelar Lomba AKB, Perkuat Komitmen Menuju Rekor MURI 2026

IMG 20260803 WA0002

Kabupaten Solok – Bukit Sundi Kukuak Balenggek Saiyo (BSKBS) sukses menyelenggarakan Lomba Ayam Kokok Balenggek (AKB) sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju AKB World Symphony 2026, yang menargetkan pemecahan Rekor MURI melalui penampilan 2.026 ekor Ayam Kokok Balenggek dalam satu pertunjukan budaya.

 

Lomba diikuti oleh 50 ekor Ayam Kokok Balenggek pada babak penyisihan. Dari jumlah tersebut, hanya empat ekor ayam dengan nilai terbaik yang berhak melaju ke babak final untuk memperebutkan gelar juara.

 

Untuk menjaga objektivitas dan akurasi penilaian, panitia menurunkan 10 orang tim juri dan notulis, yang terdiri atas 5 orang pengamat kokok (tukang gore) dan 5 orang pencatat skor. Sistem ini diterapkan agar setiap kokok yang dikeluarkan ayam dapat terpantau dan tercatat dengan baik sehingga tidak ada poin yang terlewat selama proses penilaian.

IMG 20260803 WA0127

Lomba yang berlangsung meriah tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antarpeternak, meningkatkan kualitas ternak, serta memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan Ayam Kokok Balenggek sebagai plasma nutfah asli Sumatera Barat.

 

Dalam sambutannya, Ketua Asosiasi Peternak Ayam Kokok Balenggek Indonesia (APAKBI) Sumatera Barat, Dr. Sastra Munafri, S.Sn., M.Sn., menyampaikan apresiasi kepada BSKBS yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut.

 

Dr. Sastra menegaskan bahwa semangat para peternak yang hadir menjadi bukti kesiapan komunitas AKB untuk mendukung target besar pada tahun 2026.

 

> “Alhamdulillah, hari ini saya melihat semangat yang luar biasa dari seluruh peternak. Saya menyampaikan bahwa kita bersama-sama sanggup menghadirkan 2.026 ekor Ayam Kokok Balenggek pada AKB World Symphony 2026. Ini adalah komitmen bersama seluruh peternak dan komunitas AKB di Sumatera Barat. Insya Allah, target tersebut akan kita wujudkan,” tegas Dr. Sastra Munafri.

 

 

 

Ia menambahkan bahwa pemecahan Rekor MURI bukan semata-mata untuk mencatat sebuah prestasi, tetapi menjadi simbol persatuan para peternak dalam melestarikan Ayam Kokok Balenggek sebagai warisan budaya dan plasma nutfah unggas lokal Indonesia.

 

Melalui pelaksanaan lomba ini, BSKBS juga melakukan simulasi teknis penyelenggaraan, mulai dari penataan arena, sistem penjurian, pencatatan skor, hingga koordinasi peserta. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam menyukseskan AKB World Symphony 2026, sehingga target menghadirkan 2.026 ekor Ayam Kokok Balenggek dapat terwujud dan mengharumkan nama Kabupaten Solok, Sumatera Barat, serta Indonesia di tingkat nasional. ( Tim )