Pasaman Barat, InfoAktual.co.id – Festival Budaya dan UMKM Sumarak Pasa Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Pasaman Barat 2026 resmi dibuka di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026, menjadi ajang promosi produk lokal sekaligus wadah pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pembukaan festival dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat. Turut hadir Anggota DPRD Sumbar Zulkenedi Said, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar, Asisten Administrasi Umum Setda Pasaman Barat Harlina Syahputri mewakili Bupati Pasaman Barat, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua KPU Pasaman Barat, Direktur Utama Bank Nagari, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Arry Yuswandi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Sumarak Pasa Ekraf yang dinilainya menjadi ruang strategis bagi promosi produk lokal dan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat Pasaman Barat.
Menurutnya, Pasaman Barat memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kelautan hingga pariwisata. Melalui sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kegiatan seperti Sumarak Pasa Ekraf diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pasaman Barat memiliki potensi yang luar biasa. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah dan Sumatera Barat secara keseluruhan,” ujar Arry.
Sementara itu, Harlina Syahputri yang membacakan sambutan Bupati Pasaman Barat Yulianto menegaskan bahwa Sumarak Pasa Ekraf merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM dan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.
Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas akses pasar produk lokal, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap produk-produk unggulan Pasaman Barat semakin dikenal luas. Selain menjadi ajang promosi dan transaksi, kegiatan ini juga diharapkan melahirkan inovasi dan kolaborasi baru yang mampu menggerakkan perekonomian daerah,” katanya.
Anggota DPRD Sumbar, Zulkenedi Said, mengatakan bahwa pengembangan ekonomi kreatif sejalan dengan program pembangunan nasional maupun visi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya, berbagai subsektor ekonomi kreatif seperti kuliner, fotografi, seni pertunjukan, dan musik memiliki peluang besar untuk berkembang serta menjadi ruang produktif bagi generasi muda.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Lila Yanwar, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sumarak Pasa Ekraf bertujuan meningkatkan promosi dan pemasaran produk ekonomi kreatif serta UMKM lokal Pasaman Barat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal.
Selama pelaksanaan festival, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari talkshow, business matching, pementasan tari tradisional, pertunjukan musik, lomba memasak ikan salai, senam massal, hingga berbagai aktivitas kreatif lainnya yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai kalangan, termasuk pelaku ekonomi kreatif dan UMKM sektor kuliner, kriya, fesyen, produk unggulan daerah, komunitas kreatif, generasi muda, pelajar, serta masyarakat umum.
Lila Yanwar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Sumarak Pasa Ekraf dapat menjadi ruang kolaborasi yang mampu memperkuat sektor ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat.(Sandra)



