Pasaman Barat, InfoAktual.co.id – Aliansi Kajian Jurnalistik Independent Indonesia sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik yang diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah SMK se-Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi jurnalistik di kalangan pimpinan sekolah vokasi guna mendukung dokumentasi serta publikasi berita pendidikan yang berkualitas.
Bimtek yang berlangsung selama dua hari, mulai 2 April 2026, dilaksanakan di SMKN 1 Lembah Melintang dan diikuti oleh 45 Kepala Sekolah SMK dari berbagai jurusan, di antaranya Teknik, Pertambangan, Ekonomi Bisnis, dan Pariwisata.
Materi utama yang disampaikan meliputi teknik penulisan berita, etika jurnalistik, pemanfaatan media digital, serta strategi publikasi konten sekolah di platform online.
Dalam sambutannya, Ketua AKJII, Indones Rajo Mangkuto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun ekosistem jurnalisme independen yang sehat.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen AKJII dalam membangun ekosistem jurnalisme independen, sekaligus menangkal berita hoaks serta praktik intimidasi dari oknum yang mengatasnamakan media. Kami berharap melalui Bimtek ini, Kepala Sekolah SMK di Pasaman Barat mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi positif tentang prestasi siswa dan inovasi pendidikan vokasi,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik, di mana mereka menyusun press release sederhana terkait program unggulan sekolah masing-masing. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat serta komitmen bersama untuk membentuk jaringan jurnalistik SMK Pasaman Barat.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Gunung Tuleh, Wetnawati mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima gangguan dari pihak yang mengaku sebagai wartawan melalui telepon seluler.
“Saya pernah dihubungi oleh seseorang yang mengatasnamakan wartawan dan memberitakan sekolah kami, sehingga sangat mengganggu. Dengan adanya Bimtek ini, saya menjadi lebih percaya diri dan tidak takut lagi terhadap teror semacam itu, karena pengetahuan kami di bidang jurnalistik semakin bertambah,” ungkapnya.
AKJII juga mengajak seluruh stakeholder pendidikan untuk terus berkolaborasi dalam pengembangan jurnalisme komunitas yang edukatif dan bertanggung jawab.
Sebagai informasi, Aliansi Kajian Jurnalistik Independent Indonesia (AKJII) merupakan organisasi non-profit yang fokus pada pengembangan jurnalisme independen, pelatihan media, serta pemberdayaan komunitas di Indonesia.(Sandra)



