Jakarta (Infoaktual.co.id) – Polda Metro Jaya melanjutkan penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penyidik menyerahkan barang bukti berupa emas batangan dan valuta asing kepada lembaga berwenang.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan keaslian serta nilai barang bukti. Pengujian barang bukti menjadi bagian penting dalam proses pembuktian perkara. Penyidik menggandeng PT Pegadaian untuk menguji emas batangan. Sementara itu, pemeriksaan valuta asing akan melibatkan Bank Indonesia.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan proses tersebut masih berlangsung. Pemeriksaan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian atas kerja sama ini. Selanjutnya kami menunggu hasil investigasi yang dilakukan,” kata Budi, Senin (13/7/2026).
Budi menyampaikan pernyataan itu didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Viktordean. Perwakilan PT Pegadaian juga hadir dalam konferensi pers tersebut. Menurut Budi, pengujian laboratorium diperlukan untuk memperkuat alat bukti. Hasil pemeriksaan nantinya menjadi bagian penting dalam berkas penyidikan.
Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dan TPPU. Penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka.
Keduanya adalah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Ardiansyah berinisial FA, dan seorang tersangka berinisial DR.
Penyidik kini berfokus melengkapi seluruh alat bukti. Pemeriksaan terhadap barang sitaan menjadi salah satu tahapan penting.
Selain emas batangan, penyidik juga menguji sejumlah mata uang asing. Barang bukti itu meliputi dolar Singapura atau Singapore Dollar (SGD).
Kepolisian akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia. Koordinasi dilakukan untuk memastikan keaslian mata uang asing tersebut. Langkah itu diambil agar hasil pemeriksaan memiliki dasar ilmiah. Penyidik juga ingin memastikan seluruh proses berjalan objektif.
Budi menegaskan pemeriksaan dilakukan oleh lembaga yang memiliki kewenangan. Hal itu penting untuk menjaga kredibilitas proses penyidikan. “Hasil uji laboratorium akan kami sampaikan kepada rekan-rekan media setelah pemeriksaan selesai,” ujar Budi.
Ia memperkirakan hasil pemeriksaan dapat diketahui dalam waktu sekitar dua hari. Penyidik akan mengumumkan hasil tersebut kepada publik. Polda Metro Jaya menilai transparansi menjadi bagian penting penyidikan. Karena itu, perkembangan perkara akan disampaikan secara berkala.
Sementara itu, PT Pegadaian menerima barang bukti dari penyidik. Barang bukti tersebut berupa puluhan lempeng emas.
Perwakilan PT Pegadaian menjelaskan pihaknya akan memeriksa sebanyak 74 lempeng emas. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode pengujian laboratorium.
Tim ahli akan memastikan kadar emas setiap lempeng. Mereka juga akan menguji keaslian dan nilai Ekonomi nya. Hasil pemeriksaan kemudian diserahkan kepada penyidik. Dokumen itu menjadi bagian dari alat bukti dalam perkara.
Penyidik membutuhkan hasil tersebut untuk memperkuat konstruksi hukum. Nilai barang bukti juga akan dicantumkan dalam berkas perkara. Pengujian laboratorium menjadi prosedur lazim dalam penyidikan. Terutama pada perkara yang melibatkan aset bernilai tinggi.
Emas batangan memerlukan verifikasi teknis. Pemeriksaan memastikan barang tersebut sesuai dengan spesifikasi sebenarnya.
Begitu pula dengan mata uang asing. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keaslian setiap lembar uang. Polda Metro Jaya menegaskan seluruh tahapan dilakukan sesuai ketentuan hukum. Penyidik mengedepankan prinsip akuntabilitas selama proses berlangsung.
Budi mengatakan kepolisian bekerja sama dengan berbagai lembaga profesional. Kolaborasi itu bertujuan menghasilkan pembuktian yang kuat.
Menurutnya, penyidik tidak ingin mengambil kesimpulan tanpa dasar ilmiah. Karena itu, seluruh barang bukti diuji oleh ahlinya. Proses tersebut juga menjadi bentuk transparansi penegakan hukum. Setiap tahapan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Penyidik berharap hasil laboratorium segera diterima. Setelah itu, proses penyidikan akan berlanjut sesuai jadwal.
Jika seluruh hasil telah lengkap, penyidik akan melakukan analisis menyeluruh. Analisis itu menjadi dasar pengembangan perkara.
Polda Metro Jaya memastikan tidak ada tahapan yang diabaikan. Seluruh prosedur dilakukan secara cermat dan profesional. “Kami memastikan seluruh pemeriksaan berjalan sesuai prosedur. Semua dilakukan secara profesional dan transparan,” kata Budi.
Ia menambahkan penyidik terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait. Sinergi tersebut diharapkan mempercepat proses pembuktian. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya mengusut perkara hingga tuntas. Penyidik juga menjamin setiap proses sesuai aturan hukum yang berlaku.
Hasil pengujian emas maupun valuta asing akan menjadi bagian penting penyidikan. Informasi itu nantinya disampaikan kepada masyarakat secara terbuka setelah pemeriksaan selesai.



