Polda Metro Jaya Selidiki Penyebab Kematian Sutrimo di Kebayoran Baru, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

twibbon infoaktual dki jakarta 6c158541 a084 4984 bb45 d1330cbd427a.png

Jakarta (Infoaktual.co.id) – Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo. Korban ditemukan tidak sadarkan diri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyelidikan masih berlangsung dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan berbagai bukti pendukung.

Informasi awal menyebutkan Sutrimo ditemukan di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru. Warga kemudian melaporkan kondisi korban kepada pihak terkait.

Petugas segera mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Tim medis langsung melakukan pemeriksaan setelah korban tiba.

Namun, dokter menyatakan Sutrimo telah meninggal dunia. Polisi kemudian menerima laporan dan langsung melakukan penyelidikan.

Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kepolisian juga memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional.

“Kami menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.

Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan menangani penyelidikan kasus tersebut.

Penyidik mulai menyusun kronologi lengkap berdasarkan keterangan para saksi. Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai pihak yang mengetahui kejadian.

Polisi meminta keterangan keluarga korban untuk mengetahui kondisi terakhir Sutrimo sebelum ditemukan.

Penyidik juga memeriksa pengemudi ambulans yang membawa korban menuju rumah sakit.

Selain itu, petugas rumah sakit turut dimintai keterangan mengenai kondisi korban saat tiba di instalasi kesehatan.

Polisi tidak berhenti pada pemeriksaan saksi. Penyidik juga mengumpulkan berbagai dokumen pendukung.

Dokumen tersebut meliputi rekam medis korban dan riwayat pemesanan ambulans.

Penyidik turut mendalami lokasi awal ditemukannya korban. Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa.

Berbagai data lain yang berkaitan dengan kejadian juga sedang dianalisis. Polisi berharap seluruh fakta dapat tersusun secara utuh.

Penyebab Kematian Masih Didalami

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan penyelidikan dilakukan secara objektif.

Menurutnya, setiap tahapan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Polisi juga memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Budi Hermanto.

Ia menegaskan penyidik belum dapat menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian korban.

“Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” katanya.

Budi menjelaskan setiap informasi yang diperoleh masih dalam tahap pendalaman.

Karena itu, seluruh temuan belum dapat dijadikan dasar penetapan penyebab kematian.

Polisi ingin memastikan seluruh fakta terverifikasi sebelum menyampaikan hasil kepada publik.

Langkah tersebut dilakukan agar penyelidikan berlangsung transparan dan akuntabel.

Polisi Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kepolisian meminta publik menunggu hasil resmi penyelidikan.

Menurut polisi, penyebaran informasi yang belum dipastikan kebenarannya dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Karena itu, masyarakat diminta bijak menggunakan media sosial.

Polisi memastikan setiap perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara terbuka.

Informasi resmi hanya akan diberikan setelah fakta diperoleh secara lengkap.

Penyidik masih bekerja mengumpulkan seluruh alat bukti yang diperlukan.

Pemeriksaan saksi juga terus dilakukan untuk melengkapi kronologi kejadian.

Selain itu, polisi masih menganalisis seluruh dokumen pendukung yang telah dikumpulkan.

Hasil penyelidikan nantinya menjadi dasar penentuan penyebab kematian Sutrimo.

Polda Metro Jaya berharap masyarakat memberikan ruang kepada penyidik.

Dengan demikian, proses pengungkapan fakta dapat berlangsung secara objektif.

Hingga saat ini, penyebab meninggalnya Sutrimo masih menjadi fokus penyelidikan kepolisian.

Polda Metro Jaya menegaskan belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian korban.

Seluruh perkembangan akan diumumkan setelah penyidik memperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.