Polres Metro Jakarta Selatan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Evakuasi JPO Tendean

twibbon infoaktual dki jakarta 7fdb99ff c8fc 4ab8 acf5 6775f663ab9c.png

Jakarta (Infoaktual.co.id) – Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang tertabrak truk bermuatan alat berat.

Rekayasa lalu lintas mulai berlaku pukul 07.00 WIB. Pengalihan arus dilakukan hingga seluruh proses evakuasi selesai.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengatakan, pengaturan lalu lintas dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

Langkah itu juga bertujuan memperlancar proses penanganan JPO yang mengalami kerusakan.
“Kami melaksanakan pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk mendukung proses evakuasi serta penanganan JPO Tendean,” kata Mujiyanto, Selasa.

Polisi menempatkan sejumlah personel di berbagai titik strategis. Petugas bertugas mengatur arus kendaraan dan membantu pengguna jalan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mengurangi kemacetan. Polisi juga ingin memastikan proses evakuasi berjalan aman.

IMG 20260714 WA0060
JPO di kawasan Tendean mengalami kerusakan setelah tertabrak truk bermuatan alat berat. Benturan tersebut mengharuskan petugas melakukan penanganan secepatnya.

Petugas gabungan langsung melakukan pengamanan lokasi. Area sekitar JPO juga dipasangi pembatas untuk menjaga keselamatan masyarakat. Selama proses berlangsung, kendaraan tidak dapat melintas seperti biasa. Karena itu, Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan menerapkan rekayasa lalu lintas.

Dalam skema yang diberlakukan, kendaraan dari Jalan Suryo dan Jalan Wijaya dialihkan. Arus kendaraan diarahkan menuju simpang E31 melalui kawasan SCBD. Pengalihan tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan. Polisi ingin mencegah antrean panjang di sekitar lokasi.

Sementara itu, kendaraan dari arah E31 menuju E32 tidak dapat melintas seperti biasa. Pengendara diarahkan bergerak lurus menuju kawasan Buncit dan Jalan Gatot Subroto.

Petugas terus memberikan arahan kepada pengendara. Pengaturan dilakukan agar arus kendaraan tetap mengalir. Selain mengatur lalu lintas, polisi juga memberikan informasi kepada masyarakat.

Pengendara diminta mengikuti petunjuk yang diberikan petugas. “Kami mengimbau masyarakat mematuhi arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif,” ujar Mujiyanto.

Menurut dia, kerja sama masyarakat sangat diperlukan. Kepatuhan pengendara akan mempercepat proses penanganan.
Polisi juga mengingatkan pengendara untuk mengurangi kecepatan.

Keselamatan menjadi prioritas selama proses evakuasi berlangsung.
Pengendara diminta tidak berhenti di sekitar lokasi kejadian. Kendaraan yang berhenti dapat menghambat arus lalu lintas.

Petugas terus memantau kondisi lalu lintas secara berkala. Pengaturan arus disesuaikan dengan situasi di lapangan.
Rekayasa lalu lintas bersifat sementara. Kebijakan itu akan dievaluasi sesuai perkembangan proses evakuasi.

Apabila penanganan selesai lebih cepat, arus kendaraan akan dinormalkan. Sebaliknya, rekayasa dapat diperpanjang bila diperlukan. Mujiyanto memastikan seluruh personel bekerja maksimal. Polisi ingin meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Ia juga meminta masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal. Pengendara disarankan memperhitungkan waktu tempuh. Penggunaan jalur alternatif dinilai dapat mengurangi kepadatan. Langkah itu juga membantu kelancaran proses evakuasi.

Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Koordinasi dilakukan selama proses penanganan berlangsung. Petugas memastikan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Penanganan JPO juga dilakukan sesuai prosedur keselamatan.

Masyarakat diharapkan mengikuti perkembangan informasi lalu lintas. Informasi resmi disampaikan melalui kepolisian dan petugas di lapangan.
“Kami akan terus melakukan pengaturan hingga proses penanganan selesai dan arus kembali normal,” kata Mujiyanto.

Polisi berharap masyarakat bersabar selama rekayasa berlangsung. Dukungan pengguna jalan dinilai penting bagi kelancaran proses evakuasi. Rekayasa lalu lintas akan tetap diberlakukan hingga seluruh pekerjaan selesai. Setelah itu, arus kendaraan akan dikembalikan seperti semula secara bertahap.

Polres Metro Jakarta Selatan memastikan seluruh upaya dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat. Polisi juga berkomitmen meminimalkan dampak kemacetan selama proses penanganan JPO Tendean berlangsung.