
Pasaman,-
Program strategis Reklamasi Pasca tambang bermanfaat buat lingkungan sekaligus pendongkrak perekonomian masyarakat akan segera disosialisasikan di wilayah Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman.
Program ini digagas oleh robert batubara. ( Mahyudin,) dengan mengusung konsep reklamasi Pasca Tambang mengubah dampak negatif menjadi peluang positif bagi kesejahteraan bersama.
Melalui kerja sama yang baik antara STM Pers Pasaman, Kepolisian Resor Pasaman, dan Pemerintah Kabupaten Pasaman, lahan bekas galian tambang nantinya akan ditata dan dimanfaatkan menjadi kolam perairan yang layak untuk budidaya keramba ikan air tawar.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pasca tambang akibat kegiatan usaha dapat dipulihkan sekaligus diubah menjadi aset produktif bernilai ekonomi masyarakat setempat.
Tidak berhenti hanya pada budidaya ikan, program ini dirancang secara menyeluruh hingga ke tahap pengolahan hasil panen. Ikan nila yang dibudidayakan nantinya akan diolah menjadi berbagai produk pangan seperti sosis, nugget, dan bakso telah memenuhi standar keamanan pangan serta memiliki izin PIRT.
Produk olahan ini diharapkan dapat menjadi industri rumahan yang berkembang, menghadirkan makanan yang higienis, bergizi tinggi, dan terjangkau.
Sasaran pemasarannya pun ditujukan secara luas, mulai dari masyarakat umum hingga menjangkau seluruh lingkungan sekolah yang ada di Kabupaten Pasaman.
Mahyudin Batu Bara menegaskan bahwa program reklamasi Pasca Tambang adalah wujud nyata mengubah dampak negatif menjadi nilai ekonomi produktif bagi masyarakat.
Program nyata ini membuka kesempatan bagi UMKM meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga. Mari kita berperan serta, menjaga keberlangsungannya, dan memastikan bahwa langkah pemulihan lingkungan ini benar-benar membawa kemajuan, kesejahteraan, serta manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Kabupaten Pasaman.
(Refy Bule)


