NIAS SELATAN, 31 Oktober 2026 infoaktual.co.id – Kecintaan terhadap tanah kelahiran tidak selalu harus ditunjukkan melalui jabatan maupun kekuasaan. Ada nilai yang jauh lebih penting dalam perjalanan kehidupan sosial dan politik, yakni kemampuan menjaga persaudaraan, merawat persahabatan, serta membangun hubungan baik dengan berbagai kalangan.
Hal tersebut menjadi salah satu sisi menarik untuk diperbincangkan dari perjalanan politik Bapak Idealisman Dachi, khususnya dalam kaitannya dengan kecintaan beliau terhadap Pulau Nias, terutama Kabupaten Nias Selatan.
Di tengah dinamika politik yang kerap diwarnai perbedaan pandangan, pilihan, bahkan persaingan kepentingan, menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak merupakan hal yang tidak selalu mudah. Namun, perbedaan politik sejatinya tidak harus menjadi alasan untuk memutus tali persaudaraan.
Menariknya, dalam kehidupan politik, seseorang tidak selamanya berada dalam barisan yang sama. Hari ini bisa berbeda pandangan, besok bisa kembali duduk bersama. Bahkan, orang yang pernah berada di pihak berseberangan sekalipun tetap memiliki ruang untuk menjalin komunikasi dan persahabatan.
Politik memang memiliki seni tersendiri. Ada strategi, komunikasi, dinamika, dan kemampuan memahami perbedaan. Namun, kedewasaan berpolitik juga terlihat dari bagaimana seseorang tetap menghargai orang lain meskipun tidak memiliki pandangan dan kepentingan yang sama.
Idealisman Dachi menjadi sosok yang menarik untuk dilihat melalui perspektif tersebut, yakni pentingnya memisahkan persaingan politik dari hubungan kemanusiaan dan persaudaraan.
Sebab, jabatan tidak bersifat abadi. Kekuasaan memiliki batas waktu, kontestasi politik akan terus berganti, dan konstelasi politik dapat berubah mengikuti perkembangan zaman. Akan tetapi, hubungan persahabatan dan kecintaan terhadap daerah seharusnya tetap dipertahankan.
Nias Selatan bukan milik satu kelompok politik, bukan pula milik satu golongan. Nias Selatan adalah rumah bersama yang membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, sudah saatnya perbedaan politik tidak lagi dijadikan alasan untuk membangun permusuhan. Justru, perbedaan seharusnya menjadi ruang untuk saling mengenal, saling menghargai, dan memperkuat kebersamaan.
Pada akhirnya, ukuran kecintaan terhadap daerah bukan hanya terlihat dari seberapa besar seseorang memiliki pengaruh politik, melainkan juga dari bagaimana nilai persaudaraan, persahabatan, dan kebersamaan tetap terjaga.
Politik boleh berbeda, kepentingan boleh tidak sama, tetapi persaudaraan jangan pernah hilang. Karena Nias Selatan membutuhkan persatuan untuk masa depan, bukan permusuhan akibat perbedaan politik.



