Pasbar.InfoAktual.co.id — Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, menegaskan bahwa dasawisma memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan nagari sekaligus garda terdepan dalam mendukung keberhasilan program pemerintah di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Pertemuan Bulanan TP-PKK Kabupaten Pasaman Barat yang diselenggarakan oleh Kecamatan Pasaman di Balerong Pusako Anak Nagari, Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber Dr. Dra. Rosdiana Rajagukguk, S.E., M.Hum., yang menyampaikan materi tentang kesehatan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam arahannya, Ny. Sifrowati Yulianto mengajak seluruh kader TP-PKK memasuki tahun baru dengan semangat baru dalam memperkuat Gerakan PKK, khususnya melalui optimalisasi peran dasawisma sebagai ujung tombak pelaksanaan program di tingkat keluarga.
Menurutnya, dasawisma memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan berbasis data, karena informasi yang dihimpun berasal langsung dari lingkungan terkecil masyarakat, meliputi kondisi sosial, ekonomi hingga kesejahteraan keluarga.
“Dasawisma merupakan ujung tombak yang paling dekat dengan masyarakat. Jika dasawisma aktif, maka program pemerintah akan berjalan lebih efektif karena berbasis data riil dari lapangan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan nagari di Kecamatan Pasaman yang mampu berkolaborasi dalam pelaksanaan pertemuan bulanan tersebut. Sinergi antar-nagari dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat kelembagaan PKK serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program di lapangan.
Selain itu, Ny. Sifrowati menekankan kepada seluruh pengurus dan kader TP-PKK, baik di tingkat kecamatan maupun nagari, agar meningkatkan kualitas administrasi serta mengaktifkan program PKK secara berkelanjutan. Ia juga mengingatkan bahwa penilaian Gerakan PKK akan dilaksanakan pada akhir bulan ini sehingga seluruh kader diminta mempersiapkan diri secara optimal.
Sementara itu, Sekretaris TP-PKK Kabupaten Pasaman Barat, Ramalis Nur, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan pertemuan bulanan ke-8 sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan terhadap kader PKK di Pasaman Barat.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Pasaman Barat memiliki 90 nagari sehingga pembinaan secara langsung belum dapat menjangkau seluruh wilayah secara maksimal. Oleh karena itu, Ketua TP-PKK Kecamatan diharapkan berperan aktif dalam membina dan membimbing nagari, khususnya dalam penguatan kelembagaan dan pembentukan dasawisma.
Ramalis juga menyebutkan bahwa Kecamatan Pasaman, tepatnya Nagari Lingkuang Aua Bandarejo, tengah dipersiapkan untuk mengikuti Lomba Gerakan PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kategori yang akan dilombakan meliputi tertib administrasi dan kelembagaan, Pokja I (Paredi), Pokja II (Gelari Pelangi), Pokja III (Aku Hatinya PKK), serta Pokja IV (PHBS Plus).
Ia berharap seluruh kecamatan dan nagari dapat terus mengaktifkan kegiatan Gerakan PKK sehingga ke depan seluruh nagari di Pasaman Barat siap menjadi utusan kabupaten pada lomba tingkat provinsi tahun 2027.
Camat Pasaman, Andre Afandi, menyampaikan bahwa pertemuan bulanan tingkat kecamatan tersebut melibatkan 16 nagari. Ia mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan sekaligus mendukung persiapan Kecamatan Pasaman menghadapi Lomba Gerakan PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Menurutnya, TP-PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah yang berperan penting dalam menjembatani pelaksanaan program pembangunan di tengah masyarakat, khususnya melalui keberadaan dasawisma.
“Keaktifan dasawisma menjadi indikator penting keberhasilan program pemerintah. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat dan mencerminkan keseriusan dalam pelaksanaan pembangunan berbasis keluarga,” ungkapnya. (Sandra)



