ACEH BARAT –INFOAKTUAL.CO.ID | Semangat kebersamaan dan gotong royong ditunjukkan masyarakat Desa Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, dengan bergotong royong memasang “titi ayon” sebagai jembatan darurat agar tetap bisa dilalui warga belum lama ini. Senin, 18/5/26.
Pembuatan titi ayon tersebut dilakukan menyusul rusaknya jembatan utama desa akibat diterjang banjir bandang yang terjadi belum lama ini. Kerusakan jembatan membuat aktivitas masyarakat terganggu, termasuk akses anak-anak menuju sekolah menjelang pelaksanaan ujian semester.
Dengan peralatan seadanya, warga tampak bahu-membahu mengangkat material kayu dan memasang titi darurat demi menjaga akses transportasi masyarakat tetap berjalan.
Selain untuk aktivitas sehari-hari, titi ayon itu juga menjadi harapan bagi para pelajar agar tetap dapat berangkat ke sekolah tanpa harus memutar jalur yang lebih jauh dan berbahaya.
Masyarakat Desa Canggai sangat mengharapkan perhatian pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah agar segera membangun kembali jembatan permanen yang rusak akibat bencana tersebut.
Geuchik Gampong Canggai, Teuku Sulaiman, mengatakan akses jembatan tersebut merupakan kebutuhan utama masyarakat karena menjadi jalur vital penghubung aktivitas warga.
” Jembatan ini memang sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat. Namun apa daya, saat ini pemerintah sedang mengalami efisiensi anggaran. Karena itu kami berharap masyarakat bisa bersabar sambil menunggu pembangunan jembatan oleh pemerintah,” ujar Teuku Sulaiman.
Ia menambahkan, untuk sementara waktu pemerintah gampong bersama masyarakat berinisiatif membangun titi ayon agar akses warga tetap dapat digunakan.
” Untuk sementara kita buat titi ayon dulu supaya masyarakat tetap bisa melintas, terutama anak-anak sekolah yang dalam waktu dekat akan mengikuti ujian semester,” tambahnya.
Namun demikian, Sulaiman menegaskan bahwa masyarakat tidak bisa menunggu terlalu lama karena jembatan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari digunakan warga untuk berbagai aktivitas penting.
Menurutnya, jika kerusakan jembatan tidak segera ditangani, maka dikhawatirkan akan semakin berdampak terhadap aktivitas pendidikan, perekonomian, hingga mobilitas masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Pante Ceureumen.
Sementara itu, Kepala Mukim Kecamatan setempat, Idrus, juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap kondisi jembatan yang rusak tersebut karena sangat berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian warga di kawasan pedalaman Kecamatan Pante Ceureumen.
Meski berada dalam keterbatasan, semangat gotong royong masyarakat Desa Canggai tetap tinggi demi menjaga akses penghubung desa tetap dapat digunakan sambil menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen dari pemerintah.
(Dedy Surya)


