SPBUN Padang Seurahet Tutup Sementara, Pengelola Pastikan Kembali Beroperasi Normal 8 Juni 2026

twibbon infoaktual aceh addc0d8c 76b4 4e62 bcad 0573326e38ca.png

MEULABOH – INFOAKTUAL.CO.ID| Penutupan sementara Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) Padang Seurahet, Kabupaten Aceh Barat, yang dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keresahan di kalangan nelayan, akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pihak pengelola. Minggu,6/6/26.

Berdasarkan hasil koordinasi yang dilaporkan kepada Bupati Aceh Barat, diketahui bahwa penghentian sementara operasional SPBUN tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan stok bahan bakar maupun kendala distribusi, melainkan karena sedang dilakukan pembenahan manajemen pengelolaan serta perawatan (maintenance) terhadap sistem kontrol operasional yang mengalami gangguan.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa pihak pengelola SPBUN Padang Seurahet, yang diwakili oleh Teuku Defri, menyampaikan bahwa proses pembenahan dan perawatan sistem dilakukan guna memastikan pelayanan kepada para nelayan dapat berjalan lebih baik, aman, dan sesuai standar operasional.

” SPBUN tutup sementara karena sedang dilakukan pembenahan manajemen pengelola serta maintenance sistem kontrol sehingga operasional belum dapat berjalan secara normal,” ujar Teuku Defri

IMG 20260606 225248

Dalam komunikasi tersebut juga dijelaskan bahwa gangguan pelayanan terjadi akibat permasalahan pada sistem kontrol yang sedang diperbaiki.

” klarifikasi ini kami sampaikan guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat, terutama setelah muncul berbagai informasi mengenai tutupnya fasilitas pengisian bahan bakar yang menjadi kebutuhan utama bagi aktivitas melaut para nelayan,” tambahnya.

Lebih lanjut kata Teuku Defri, proses pembenahan dan perawatan sistem dipastikan akan segera rampung. Pengelola menargetkan SPBUN Padang Seurahet kembali beroperasi secara normal pada Senin, 8 Juni 2026.

Dengan kembali beroperasinya SPBUN tersebut, nantinya diharapkan aktivitas para nelayan di wilayah Padang Seurahet dan sekitarnya dapat kembali berjalan lancar tanpa kendala pasokan bahan bakar.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga terus memantau perkembangan proses perbaikan tersebut agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya nelayan, dapat segera pulih dan berjalan optimal.

Sementara, Sejumlah nelayan berharap proses pembenahan yang sedang dilakukan benar-benar mampu meningkatkan kualitas pelayanan SPBUN ke depan.

Mereka juga menginginkan ketersediaan bahan bakar tetap terjaga mengingat sektor perikanan menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pesisir Aceh Barat.

” Insya Allah Senin, 8 Juni 2026, SPBUN Padang Seurahet sudah kembali beroperasi secara normal,” demikian pungkas Teuku Defri.

Dengan adanya kepastian jadwal operasional kembali dari pihak pengelola, nelayan kini diharapkan dapat lebih tenang dan dapat kembali merencanakan aktivitas melaut mereka dalam beberapa hari ke depan.

(Dedy Surya)