MEULABOH – INFOAKTUAL.CO.ID | Ikatan Masyarakat Bersatu Aceh Selatan (IKAMABAS) kembali menggelar tradisi peusijuk (tepung tawar) bagi calon jamaah haji asal Aceh Selatan yang berdomisili di Aceh Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kota (MPTTI) Meulaboh, Aceh Barat, pada Selasa (14/4/2026).
Acara yang sarat nilai religius dan budaya Aceh ini dihadiri Perwakilan Pemerintah Aceh barat, Yaitu, Camat Johan Pahlawan, Irwan, M.Si., Kabid Informasi Persandian (Kominsa) Abar, Hidayat Isa, SE., dari kalangan Ulama turut hadir, Waled Armen, Ustad Surianto, Pengusaha Sukses Bang Taslem dan sejumlah santri, Tokoh- tokoh Masyarakat serta para sanak Keluarga CJH yang berdomisili di Aceh Barat.
Suasana berlangsung penuh khidmat, mencerminkan rasa syukur sekaligus doa bersama bagi para calon tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Puluhan calon jamaah haji asal Aceh Selatan yang kini menetap di Meulaboh mengikuti prosesi peusijuk. Ritual ini merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Aceh sebagai bentuk doa keselamatan, keberkahan, serta harapan agar perjalanan ibadah berjalan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Prosesi peusijuk dipimpin oleh tokoh ulama setempat, dengan lantunan doa-doa yang menambah kekhusyukan suasana.
Para jamaah tampak haru dan penuh harapan, didampingi keluarga yang turut memberikan dukungan moril.
Ketua IKAMABAS, untuk Aceh Barat, Mirsal, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi terhadap komitmen panitia penyelenggara jamaah haji yang secara konsisten setiap tahun menggelar kegiatan tersebut.
” Mirsal juga mengatakan bahwa kegiatan peusijuk ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab moral IKAMABAS terhadap masyarakat Aceh Selatan yang berada di perantauan, khususnya di Aceh Barat. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah mempererat ukhuwah islamiyah serta menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur,”ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa para calon jamaah haji tersebut nantinya akan dikawal dan diantarkan langsung oleh para anggota IKAMABAS dari Aceh Barat sebagai bentuk perhatian dan pelayanan kepada sesama warga.
” Mudah-mudahan dengan kebersamaan ini, seluruh proses keberangkatan berjalan lancar, para jamaah diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menjalankan ibadah, hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun pelaksanaan peusijuk kali ini digelar secara sederhana, namun tidak mengurangi nilai-nilai sakral, kekeluargaan, dan kebersamaan yang menjadi inti dari kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai adat dan kearifan lokal Aceh tetap terjaga dan terus dilestarikan, bahkan di tengah kehidupan masyarakat yang merantau sekalipun.
Tradisi peusijuk pun menjadi simbol doa, harapan, dan kebersamaan yang tak lekang oleh waktu.
(Dedy Surya)


