Taman Kota Baturaja Seperti Tempat Angon Sapi, Pengunjung Soroti Minimnya Perawatan

IMG 20260629 WA0009

Baturaja, Ogan Komering Ulu
InfoAktual.co.id

Kondisi Taman Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menjadi sorotan masyarakat. Ruang terbuka hijau yang selama ini menjadi salah satu ikon rekreasi keluarga di Kota Baturaja dinilai kurang terawat akibat rumput yang tumbuh tinggi dan minimnya lampu penerangan di sejumlah titik.

Pantauan di lokasi menunjukkan rumput liar tumbuh lebat di beberapa area taman hingga mencapai ketinggian betis orang dewasa. Sementara itu, kawasan tribun tampak gelap pada malam hari karena sebagian lampu penerangan tidak lagi berfungsi.

Kondisi tersebut membuat sebagian pengunjung merasa kurang nyaman saat memanfaatkan fasilitas publik tersebut, baik pada siang maupun malam hari.

Hasanuddin (45), warga Kecamatan Baturaja Timur, menilai kondisi taman saat ini jauh dari kesan sebagai ruang terbuka hijau yang nyaman untuk masyarakat.

“Kalau melihat kondisinya sekarang, Taman Kota Baturaja ini seperti tempat angon sapi. Rumputnya tinggi dan banyak bagian taman yang tidak terawat. Sayang sekali karena sebenarnya taman ini bagus kalau dirawat dengan baik,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten OKU melalui instansi terkait segera melakukan pembersihan rumput liar dan memperbaiki fasilitas yang rusak agar taman kembali menjadi tempat rekreasi yang nyaman.

Selain persoalan kebersihan, Hasanuddin juga menyoroti minimnya penerangan di kawasan taman pada malam hari.

“Kalau malam hari banyak lampu yang mati sehingga suasananya gelap. Kondisi seperti ini tentu membuat masyarakat kurang nyaman untuk berkunjung,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Marni (38), warga Kecamatan Baturaja Barat. Menurutnya, taman kota seharusnya menjadi ruang publik yang aman dan nyaman bagi keluarga, terutama anak-anak.

“Kami berharap pemerintah segera membersihkan rumput dan memperbaiki lampu penerangan. Kalau fasilitasnya lengkap dan terawat, masyarakat tentu lebih senang datang ke taman,” katanya.

Sejumlah warga juga berharap pemerintah meningkatkan pengawasan di kawasan taman agar tetap menjadi ruang publik yang tertib dan nyaman digunakan seluruh lapisan masyarakat.

Masyarakat menilai pemeliharaan rutin terhadap taman kota sangat penting untuk menjaga fungsi ruang terbuka hijau sebagai sarana rekreasi, olahraga, dan tempat berkumpul warga.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kawasan Permukiman (PU Perkim) Kabupaten OKU, Muzaim, belum memberikan tanggapan terkait kondisi Taman Kota Baturaja. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui sambungan telepon belum mendapat respons hingga berita ini diterbitkan.

Redaksi akan memberikan ruang hak jawab kepada pihak Dinas PU Perkim Kabupaten OKU untuk memberikan klarifikasi atas kondisi tersebut. (Win)